GARUT — Dalam upaya memperkuat transformasi pendidikan vokasi secara berkelanjutan, SMK Al-Musaddadiyah Garut menggelar agenda Center of Excellence Bootcamp. Inisiatif ini menjadi langkah strategis untuk mendorong SMK Binaan PBD menuju status SMK Unggul dan Sekolah Rujukan berbasis model pembelajaran Deep Learning.
Program yang diselenggarakan bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ini berfokus pada peningkatkan mutu pembelajaran secara terintegrasi. Penerapan model Deep Learning menyasar tiga pilar utama kurikulum sekolah:
Intrakurikuler: Mentransformasi proses belajar mengajar agar lebih mendalam, bermakna, dan relevan dengan konteks kebutuhan dunia kerja.
Kokurikuler: Memperkuat penanaman karakter, budi pekerti, serta kemampuan kolaborasi dan kompetensi inti siswa.
Ekstrakurikuler: Memfasilitasi wadah pengembangan minat, bakat, serta akselerasi prestasi peserta didik secara optimal.
Hadir sebagai narasumber utama, Hazairin Chaniago, ST. dari Tim Kurikulum PBD Pusat, memberikan pembekalan serta pandangan strategis mengenai implementasi kurikulum yang adaptif dan berorientasi masa depan. Penekanan materi diarahkan pada pentingnya membangun ekosistem belajar yang ramah, kolaboratif, serta berdaya saing tinggi.
"Langkah ini merupakan komitmen bersama untuk memastikan kelulusan siswa SMK tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga memiliki kedalaman berpikir dan karakter yang tangguh," ungkap Hazairin di sela-sela pemaparan meteri.
Melalui kegiatan ini, SMK Al-Musaddadiyah Garut optimistis mampu memperkokoh perannya sebagai lembaga pendidikan vokasi terdepan. Bersama PBD, wujudkan SMK unggul untuk Indonesia maju.
.jpg)












.png)
.png)




.png)

.png)