Kegiatan 1 SMK CALM
Kunjungan Kemendikdasmen
Prof. Dr. Abdul Muti, M.Ed
Peresmian Gedung Revitalisasi SMKS Ciledug Al Musaddadiyah Garut: Transformasi Ruang Belajar Menuju Keunggulan Vokasi.
Kegiatan 2 SMK CALM
Kunjungan Wamendikdasmen
Prof. Dr. Atip Latipulhayat, S.H., LL.M., Ph.D
Sinergi Bersama Membangun Negeri: Mewujudkan Pendidikan Dasar yang Inklusif dan Berkualitas.
Kegiatan 3 SMK CALM
Kunjungan Kemendikdasmen
Prof. Dr. Abdul Muti, M.Ed
SMK CALM menjadi percontohan revitalisasi sekolah vokasi yang menghadirkan fasilitas industri standar dunia kerja.
Kegiatan 4 SMK CALM
Kunjungan Wamendikdasmen
Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.Si., M.A
Menuju Generasi Emas yang Adaptif dan Berkarakter — mendorong siswa vokasi menjadi tulang punggung bangsa.
Kegiatan 5 SMK CALM
Galeri SMKS CALM
Kolaborasi Lintas Kompetensi
Sinergi guru dan siswa lintas jurusan menciptakan ekosistem belajar yang kolaboratif dan inovatif.
Kegiatan 6 SMK CALM
Komunitas CALM
Sinergi Tanpa Batas
Menanam benih, menumbuhkan harapan — menjalin kedekatan untuk mewujudkan potensi terbaik setiap siswa.
Kegiatan 7 SMK CALM
Angkatan XXVII
Wisuda Pelepasan Angkatan
Jejak kenangan yang tertinggal di SMKS Ciledug Al Musaddadiyah Garut
Kegiatan 8 SMK CALM
Galeri SMKS CALM
Sinergi Tanpa Batas
Menanam Benih, Menumbuhkan Harapan: Menjalin Kedekatan untuk Mewujudkan Potensi Terbaik Siswa.
Kegiatan 9 SMK CALM
Galeri SMKS CALM
Kebersamaan yang akan selalu terkenang
Foto Bersama Angkatan SMKS Ciledug Al Musaddadiyah Garut.
Kegiatan 10 SMK CALM
Galeri SMKS CALM
Kebahagiaan dan Kebersamaan
Potret Kebahagiaan di Lingkungan SMKS Ciledug Al Musaddadiyah Garut.
Kegiatan 11 SMK CALM
Galeri SMKS CALM
Para Guru dan Staff SMK CALM
Di balik setiap prestasi siswa, ada dedikasi para pendidik yang tak pernah berhenti menginspirasi.
Kegiatan 12 SMK CALM
Galeri SMKS CALM
Kebahagiaan dan Kebersamaan
Potret Kebahagiaan di Lingkungan SMKS Ciledug Al Musaddadiyah Garut.
Kegiatan 13 SMK CALM
Galeri SMKS CALM
Kebahagiaan dan Kebersamaan
Sinergi dan Semangat Belajar Siswa di Pusat Laboratorium Center Komputer, IPAS, dan RKB SMKS Ciledug Al Musaddadiyah.
Kegiatan 14 SMK CALM
Galeri SMKS CALM
Fasilitas Bertaraf Industri
Semangat belajar membara dari ruang praktik modern — mencetak lulusan yang siap bersaing di era global.
Galeri Kegiatan SMKS Ciledug Al Musaddadiyah Garut
Akreditasi A — Sekolah Vokasi Berbasis Industri dan KarakterAccreditation A — Industry-Based Vocational School

Membangun Generasi
Masa Depan —
Unggul dan Adaptif.
Building the Next
Generation —
Excellent and Adaptive.

Siap Kerja, Wirausaha & Kuliah Career, Entrepreneur & College Ready Gedung Baru 2025 New Building 2025 Beasiswa Tersedia Scholarships Available

SMK CALM menghadirkan pendidikan adaptif untuk menyiapkan lulusan siap kerja, siap kuliah, dan siap menghadapi perubahan zaman. Let's Join Now.

SMK CALM provides adaptive education to prepare graduates for careers, college, and the challenges of the modern world. Let's Join Now.

Pendaftaran T.A. 2026/2027 sedang dibuka — Kuota terbatas! Enrollment 2026/2027 now open — Limited spots!
Alumni Berprestasi dan Berkarier
Successful Alumni
Jurusan Unggulan
Study Programs
0+
Guru Tersertifikasi Profesional
Certified Teachers
0+
Tahun Berpengalaman
Years of Excellence
A
Terakreditasi A — BAN-S/M Accredited A — BAN-S/M Diakui Pemerintah & Industri Nasional Recognized by Government & Industry
📰 Terbaru📰 Latest
Memuat postingan terbaru...Loading latest posts...
KH. M. Nasrullah Ramdhan, M.Si
Sambutan Kepala SekolahPrincipal's Message

Pesan untuk Generasi UnggulA Message for Future Leaders

Selamat datang di SMK Ciledug Al-Musaddadiyah. Kami hadir dengan tekad kuat untuk mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia, terampil, dan siap menghadapi tantangan zaman dengan penuh percaya diri.

Welcome to SMK Ciledug Al-Musaddadiyah. We are committed to nurturing graduates who are not only academically excellent, but also morally grounded, skilled, and fully prepared to face the challenges of the modern world with confidence.

KH. M. Nasrullah Ramdhan, M.Si
Kepala SMK Ciledug Al-MusaddadiyahPrincipal of SMK Ciledug Al-Musaddadiyah
Yayasan Al-Musaddadiyah Garut
Program KeahlianStudy Programs

Pilih Jalur Karir TerbaikmuChoose Your Best Career Path

Tujuh program keahlian dirancang untuk mempersiapkan kamu siap kerja, wirausaha, dan melanjutkan studi.

Seven specialized programs designed to prepare you for employment, entrepreneurship, and further studies.

📊
Akuntansi Keuangan LembagaInstitutional Financial Accounting

Menjadi tenaga akuntansi profesional dengan penguasaan keuangan digital, perpajakan, dan aplikasi akuntansi modern berbasis industri.

Become a professional accountant with mastery of digital finance, taxation, and modern industry-based accounting applications.

🛒
Bisnis DigitalDigital Business

Bangun skill bisnis digital, social media marketing, dan branding modern untuk menghadapi peluang industri kreatif dan ekonomi digital masa depan.

Build digital business skills, social media marketing, and modern branding to seize opportunities in the creative industry and digital economy.

🎨
Desain Komunikasi VisualVisual Communication Design

Pelajari desain visual modern, ilustrasi digital, motion graphic, dan branding kreatif untuk menjadi content creator dan desainer profesional.

Study modern visual design, digital illustration, motion graphics, and creative branding to become a professional content creator and designer.

💻
Teknik Komputer & JaringanComputer & Network Engineering

Siapkan diri menjadi profesional IT dengan skill networking, administrasi server, dan cybersecurity berbasis teknologi industri.

Prepare to become an IT professional with networking, server administration, and cybersecurity skills based on industry technology.

🚗
Teknik Kendaraan Ringan (TKR)Light Vehicle Engineering (TKR)

Pelajari teknologi kendaraan modern, service otomotif, dan sistem injeksi untuk menjadi teknisi profesional maupun entrepreneur bengkel.

Study modern vehicle technology, automotive service, and injection systems to become a professional technician or workshop entrepreneur.

🚵
Teknik Sepeda Motor (TSM)Motorcycle Engineering (TSM)

Kembangkan skill otomotif roda dua berbasis teknologi injeksi dan industri modern bersama praktik langsung di bengkel.

Develop two-wheeled automotive skills based on injection technology and modern industry through direct workshop practice.

🏨
Manajemen PerkantoranOffice Management

Siapkan karir profesional di dunia administrasi dan bisnis dengan penguasaan teknologi perkantoran modern dan komunikasi industri.

Prepare for a professional career in administration and business with mastery of modern office technology and industry communication.

Berita & ArtikelNews & Articles

Update TerbaruLatest Updates

Lihat Semua →View All →

Perlu Ciptakan Jiwa Kewirausahaan sejak Dini

  👤 
Ikuti kami:Follow us: Instagram Facebook TikTok
Perlu Ciptakan Jiwa Kewirausahaan sejak Dini
🌐 This article is in Bahasa Indonesia. Blog content is written by the school and is not auto-translated.
JAKARTA - Indonesia akan maju jika banyak enterpreneur dari generasi muda yang dilahirkan. Karena itu, perlu ada stimulus untuk memunculkan jiwa-jiwa kewirausahaan sejak dini.
Rektor Podomoro University Cosmas Batubara mengatakan, pemerintah memang menginginkan jumlah pelaku bisnis startup bertambah. Namun, apakah calon yang menguasai enterpreneurship sudah ada? Karena itu, selagi masih di perguruan tinggi, pembibitan calon enterpreneurship sudah harus diterapkan. 

"Para enterpreneur muda inilah yang akan melanjutkan perjuangan bangsa dari segi ekonomi, menaikkan laju pembangunan, dan melahirkan pemerataan ke depan," kata dia.

Mantan menteri ketenagakerjaan ini mengatakan, mahasiswanya sudah diajarkan membuat business plan sejak semester pertama agar ada learning by doing. Tujuannya adalah mereka bisa belajar mengembangkan ide bisnis, bekerja dalam tim, menjadi pemimpin, dan menumbuhkan kepercayaan diri. Mata kuliahnya pun dibuat khusus yakni Thinking and Acting Like an Entrepreneurial Leader (TAEL). TAEL adalah mata kuliah unggulan wajib.

"Dalam mata kuliah TAEL, seluruh mahasiswa diarahkan memiliki pola pikir entrepreneurial dan diminta terjun langsung membuat bisnis sejak tahun pertama kuliah," papar dia.

Diawali dari mata kuliah TAEL berlanjut ke kompetisinya. Tahun ini ada 32 business plan dari mahasiswa angkatan 2017 yang sudah dipresentasikan di hadapan para entrepreneurs experts. Dari 32 business plan ini akan dipilih 16 business plan yang akan dijalankan di semester kedua. 16 business plan yang telah terpilih akan didanai dan dimentori oleh Podomoro University Centre of Entrepreneurial Leadership (PUCEL) agar business plan ini menjadi bisnis nyata. Hasilnya, kampusnya telah berhasil mencetak beberapa mahasiswa yang sukses mengembangkan dan merintis bisnis dari awal.

Tiga di antaranya bahkan lolos seleksi Expo Kewirausahaan yang digelar Kemenristek Dikti dan satu di antaranya berhasil memperoleh nominasi sebagai wirausahawan terbaik kategori industri makanan dan minuman. Mereka di antaranya, pertama, Jessica Syela, pemilik usaha Bakery Bali Banana yang membuka toko di Bali. Jessica membuat cake paduan rasa yang lembut dengan taburan puss pastry yang renyah. Jessica ingin memberi oleh-oleh khas Bali yang berbeda bagi wisatawan. 

Kedua, start-up yang bergerak di bidang jasa pakaian kostum Claudio & Louis. Lius Kemilau dan Rafael Valentino adalah angkatan 2014 yang merintis usaha penyediaan kaos dan seragam untuk keperluan event pribadi dan perusahaan dengan mutu tinggi dan harga terjangkau. Ketiga, Jaeysen Canily yang berhasil memproduksi sepatu berbahan dasar kulit berkualitas tinggi yang diberi nama Cadmus. 

Pengamat pendidikan tinggi Edy Suandi Hamid mengatakan, memang sudah seharusnya pengajaran di kampus lebih banyak diterjunkan praktisi bisnis untuk mengajar tentang kewirausahaan. Tidak hanya pengalaman yang bisa diserap, namun juga mahasiswa tidak bosan karena hanya menerima teori.

(amm)

Sumber : 
https://nasional.sindonews.com/read/1266848/144/perlu-ciptakan-jiwa-kewirausahaan-sejak-dini-1513606935
KembaliBack
Bagikan:Share: Facebook Instagram TikTok

Kuota Bidikmisi Tambah Jadi 90.000 Mahasiswa

  👤 
Ikuti kami:Follow us: Instagram Facebook TikTok
Kuota Bidikmisi Tambah Jadi 90.000 Mahasiswa
🌐 This article is in Bahasa Indonesia. Blog content is written by the school and is not auto-translated.
JAKARTA - Pemerintah kembali menambah kuota beasiswa Bidikmisi. Tahun ini program yang menyasar siswa berprestasi lulusan sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat dari keluarga kurang mampu agar bisa melanjutkan ke perguruan tinggi (PT) ini bertambah menjadi 90.000. 

Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Riset, Teknologi, danPendidikan Tinggi (Kemenristek-Dikti) Intan Amad mengatakan, tahun lalu kuota Beasiswa Bidikmisi 80.000 tahun ini ditambah lagi 10.000 agar bisa menjangkau 90.000 mahasiswa dari seluruh Indonesia. 

Sementara anggaran Bidikmisi yang disediakan bagi penerima baru dan yang sudah berjalan mencapai Rp3,76 triliun pada 2018 ini. “Kuota Bidikmisi tahun ini 90.000. Living cost -nya tidak berubah masih Rp650.000 per bulan untuk setiap mahasiswa,” katanya di kantor Kemenristek-Dikti, Jakarta, kemarin. 

Guru Besar Biologi Institut Teknologi Bandung ini menjelaskan, meski tiap tahun kuotanya naik, itu pun masih belum menutupi jumlah mahasiswa yang mendaftar beasiswa ini. 

Intan mengungkapkan, setiap tahunnya ada lebih dari 500.000 mahasiswa yang melamar di beasiswa yang diperuntukkan bagi mahasiswa tidak mampu namun berprestasi ini. Diketahui, besaran biaya beasiswa Bidikmisi sebesar Rp6,3 juta untuk mahasiswa/ semester mencakup biaya pendidikan dan biaya hidup. Intan menyampaikan, hingga saat ini total penerima Bidikmisi sudah sekitar 340.000 orang. 

Setiap tahunnya pelamar beasiswa ini mencapai 500.000 orang. Oleh karena itu, dia berharap ada pihak lain seperti sektor swasta yang bisa menyediakan beasiswa bagi mahasiswa tidak mampu ini. “Sebab semakin banyak anak Indonesia yang lulusan perguruan tinggi akan baik untuk bangsa,” katanya. 

Menurut Intan, mahasiswa sebagai salah satu komponen bangsa diharapkan memiliki kontribusi untuk turut serta memajukan kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama pada era globalisasi dan revolusi industri ke-4 saat ini. Tantangan inilah yang harus dihadapi oleh mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa Indonesia. 

Berdasarkan data, statistik menunjukkan bahwa kualitas sumber daya manusia Indonesia masih rendah. Data Badan Pusat Statistik pada Februari 2017 mencatat bahwa tenaga kerja Indonesia yang berpendidikan tinggi hanya 12,3% dari 131,5 juta angkatan kerja. Ini masih tertinggal dibandingkan dengan negara lain bahkan di kawasan ASEAN. Dia mengingatkan mahasiswa Bidikmisi untuk tidak hanya berprestasi dalam dunia akademik, namun juga memiliki kompetensi serta softskill yang mumpuni. 

“Kompleksitas di abad 21 tidak hanya bisa dijawab dengan IPK yang tinggi. Mahasiswa harus melengkapi diri dengan softskill dan keterampilan,” katanya. Sementara itu, Rektor Universitas Negeri Semarang (Unes) Fathur Rokhman menyatakan penerima beasiswa Bidikmisi di kampusnya tahun lalu sebanyak 1.389 mahasiswa. 

Mengenai prestasinya, ungkap Fathur, sangat membanggakan sebab indeks prestasi kumulatif mereka yang di atas 3,50 sebanyak 36% dan yang mendapat IPK 3,00 dan 3,50 sebanyak 59%. Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia Budi Djatmiko menyampaikan, enam tahun lalu Bidikmisi hanya untuk perguruan tinggi negeri (PTN) dan merupakan sesuatu yang tidak mungkin dinikmati mahasiswa PTS. 

“Alhamdulillah sekarang sudah bertambah jumlah beasiswa Bidikmisi buat mahasiswa PTS,” katanya. Budi menjelaskan, dahulu syarat akreditasi kampus harus A dan B sulit dipenuhi PTS di luar Pulau Jawa bila mau diberi kuota beasiswa Bidikmisi, sementara kini sudah dipermudah. 

Meski begitu, memang secara umum penerima beasiswa Bidikmisi di PTS masih sangat minim jumlahnya dibanding di PTN. Dia menggambarkan, PTS yang jumlahnya sekitar 4.000 ini total penerimaan Bidikmisi hanya 10-15%, sementara PTN yang jumlahnya 5% menerima 85- 90% mahasiswa Bidikmisi. 

Dia berharap pemerintah ke depan lebih memperhatikan mahasiswa PTS sebab mereka sama-sama anak bangsa dan orang tuanya pun sama-sama membayar pajak.

“Seharusnya mereka bisa sederajat di hadapan pemerintah. Ini harus dikoreksi, tapi pelan-pelan saja, sebab memang perhatian pemerintah pada PTS belum juga maksimal dan anggaran buat PTS masih sangat minim juga,” terangnya. (Neneng Zubaidah) 

Sumber : 
https://nasional.sindonews.com/read/1272155/144/kuota-bidikmisi-tambah-jadi-90000-mahasiswa-1515478705/13
KembaliBack
Bagikan:Share: Facebook Instagram TikTok

Hasil Ujian Nasional Tak Lagi Jadi Acuan SNMPTN/SBMPTN 2018

  👤 
Ikuti kami:Follow us: Instagram Facebook TikTok
Hasil Ujian Nasional Tak Lagi Jadi Acuan SNMPTN/SBMPTN 2018
🌐 This article is in Bahasa Indonesia. Blog content is written by the school and is not auto-translated.

JAKARTA - Tahun ini penerimaan mahasiswa baru di PTN tidak lagi bergantung pada hasil Ujian Nasional (UN).  Hasil Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) pun tidak dipakai sebagai syarat kelulusan seleksi mahasiswa baru di PTN. 



Ketua Panitia SNMPTN/ SBMPTN 2018 Ravik Karsidi menjelaskan, form penilaian UN ataupun USBN di SNMPTN tidak dipakai pada tahun ini lantaran menristekdikti dan mendikbud sudah menemui kesepakatan untuk tidak saling tergantung. 



“Menristek dan mendikbud sepakat untuk tidak saling tergantung. Artinya, UNdanUSBN ini tidak dikaitkan dengan seleksi penerimaan mahasiswa baru,” katanya saat konferensi pers peluncuran SNMPTN/SBMPTN 2018 di Kantor Kemenristekdikti, Jakarta, Jumat (12/1/2018). 



Seleksi penerimaan mahasiswa baru di PTN terbagi tiga jalur. SNMPTN atau penelusuran jalur prestasi dan rapor menerima alokasi mahasiswa baru paling sedikit 30%, SBMPTN atau seleksi tes tulis paling sedikit 30%, dan seleksi mandiri yang dilakukan di masing-masing PTN paling banyak 30%. 



Pada tahun-tahun sebelumnya hasil UN tetap dipakai sebagai pertimbangan SNMPTN meski penggunaannya sangat bergantung pada rektor masing-masing. 



Meski bilang tidak bergantung pada dua nilai tersebut, Ravik mempersilakan jika nanti pada jalur mandiri ada rektor yang mau menggunakan dua nilai tersebut. 



Namun, siswa yang dinyatakan tidak lulus sekolah, otomatis status kelulusan SNMPTN ataupun SBMPTN pun batal meski sudah lulus SNMPTN/ SBMPTN. “Jadi itu akan batal kalau enggak lulus SMA. Tapi, sejak awal tidak ada pengaruhnya,” katanya. Tidak terkaitnya lagi seleksi mahasiswa dengan hasil Ujian Nasional karena jadwal pengumuman yang berbeda. 



Ravik menjelaskan, pengumuman hasil seleksi SNMPTN dilaksanakan 17 April. Sedangkan hasil UN/USBN diperkirakan belum bisa diumumkan pada April. Pengumuman hasil UN dijadwalkan pada 23 Mei. 



Ravik juga menjelaskan bahwa SNMPTN tahun ini akan diikuti oleh 85 PTN. Berdasarkan data sementara jumlah sekolah yang mendaftar pada tahun lalu melalui Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) sebanyak 14.790 sekolah dan pendaftar yang menjadi peserta adalah 130.854 peserta. Sabtu (13/1) pengisian PDSS sudah mulai dibuka. 



Ketua Majelis Rektor PTN Indonesia (MRPTNI) Kadarsyah Suryadi mengatakan, seleksi nasional ini menjadi wahana perekat bangsa karena pendaftar berasal dari seluruh negeri. Di dalam UU 12/2012 diamanatkan bahwa di dalamnya menjunjung tinggi kemajemukan dan persatuan bangsa. 



“Proses seleksi ini juga seharusnya dilakukan secara kredibel dan adil, katanya. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud Totok Soeprayitno menambahkan, Kemendikbud menyiapkan data hasil UN sebelum pengumuman SNMPTN. “Tapi kalau penentuan kelulusan PTN maju-maju terus, ya kami tak bisa layani karena ada limit masa yang harus kita patuhi,” ungkapnya. 



Pengamat pendidikan dari Universitas Paramadina Jakarta Totok Amin menyebut kebijakan baru ini sangat menarik. 


Dia sepakat hasil UN/USBN tidak dipakai sebagai persyaratan untuk masuk PTN sebab nanti bisa membuktikan argumen UN untuk mengukur hasil belajar, sedangkan SNMPTN adalah alat ukur untuk memprediksi potensi akademik di perguruan tinggi.

Sedangkan pengamat pendidikan dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Said Hamid Hasan menyatakan, kebijakan untuk tidak menggunakan hasil UN maupun USBN untuk mendaftar di jalur penerimaan mahasiswa baru merupakan suatu kebijakan positif dan progresif. 

“Konsekuensi dari kebijakan baru tersebut, USBN kehilangan validitas edukatif dan fungsi seleksi sehingga tidak perlu dipertahankan. Artinya, USBN sudah boleh dihapus dari kebijakan dan nomenklatur pendidikan terlebih-lebih nomenklatur anggaran, jelasnya. (Neneng Zubaidah)

Sumber : 
https://nasional.sindonews.com/read/1273731/144/hasil-ujian-nasional-tak-lagi-jadi-acuan-snmptnsbmptn-2018-1515999834
KembaliBack
Bagikan:Share: Facebook Instagram TikTok

Bagikan KIP, Jokowi: Kalau Ketahuan Beli Pulsa, Kartunya Dicabut

  👤 
Ikuti kami:Follow us: Instagram Facebook TikTok
Bagikan KIP, Jokowi: Kalau Ketahuan Beli Pulsa, Kartunya Dicabut
🌐 This article is in Bahasa Indonesia. Blog content is written by the school and is not auto-translated.
BANJAR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan ke Provinsi Jawa Barat, Selasa (16/1/2018). Dalam agenda pertamanya, Presiden Jokowi mengunjungi Kota Banjar didamping Gubernur Jabar Ahmad Heryawan. Di Kota Banjar, Jokowi membagikan 1.771 Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan 1.000 Program Keluarga Harapan (PKH).

Presiden Jokowi berdialog dengan seorang siswa SD saat pembagian KIP dan PKH di Kota Banjar, Provinsi Jabar, Selasa (16/1/2018). Foto/Istimewa/Humas Pemprov Jabar.

"Hari ini dibagikan Kartu Indonesia Pintar sebanyak 1.771, Kemudian ibu-ibu penerima PKH, kartunya ada 1.000," sebut Jokowi.

Jokowi menjelaskan, dalam KIP terdapat dana yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan sekolah. Untuk siswa SMP senilai Rp450.000, SMP Rp750.000, dan SMA, SMK, serta Kejar Paket dapat Rp1 juta.

Dalam kesempatan itu, Jokowi mengingatkan dana yang terdapat di dalam KIP tersebut benar-benar digunakan untuk kebutuhan pendidikan, bukan untuk kebutuhan lainnya.

"Beli buku, sepatu, tas, untuk sekolah boleh. Pulsa? Kalau ada yang ketahuan beli pulsa, kartunya dicabut, janjian ya? Jadi hanya dipakai untuk hal-hal berkaitan dengan sekolah dan pendidikan kita," tegasnya.

Di tempat yang sama, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa memaparkan, 1.771 penerima KIP tersebut terbagi atas 653 siswa SD, 555 siswa SMP, 119 siswa SMA, 297 siswa SMK, dan 147 siswa kejar paket A, B dan C.

Sementara itu, bagi 1.000 ibu-ibu penerima PKH, terdapat total dana senilai Rp1.890.000 per tahun yang dapat digunakan untuk kebutuhan pendidikan maupun gizi anak-anaknya. "Anggaran PKH juga sudah mulai bisa dicairkan per 1 Februari 2018 sebesar Rp500.000," sebutnya.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan, mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS) terkait sektor pendidikan di Jabar, rata-rata lama sekolah pelajar di wilayah kabupaten adalah 7,22 tahun, sedangkan di wilayah perkotaan 9,92 tahun.

"Angka partisipasi kasar sekolah menengah pada 2012 mencapai 67,56% dan 2016 di 72,62%," kata Aher, sapaan akrab Ahmad Heryawan.

Sementara, mengacu kepada data kependudukan BPS per September 2017, penduduk miskin dengan pengeluaran per kapita di bawah garis kemiskinan di Jabar mencapai 394.000 jiwa.

Menurut Aher, terdapat penurunan jumlah penduduk miskin di Jabar, dari sebelumnya 8,71% dari total jumlah penduduk di Jabar yang mencapai lebih dari 47 juta jiwa menjadi 7,83% pada September 2017. "Ini penuruan terbesar sepanjang saya jadi gubernur selama 10 tahun," kata Aher.

Karenanya, Aher berpesan kepada mesyarakat penerima KIP ataupun PKH untuk memanfaatkan sebaik-baiknya program pemerintah pusat tersebut. Sebab, kata Aher, 'kartu sakti' tersebut sebagai wujud upaya pemerintah untuk menyejahterakan masyarakat.

Sumbr : 
https://nasional.sindonews.com/read/1274244/15/bagikan-kip-jokowi-kalau-ketahuan-beli-pulsa-kartunya-dicabut-1516131253
KembaliBack
Bagikan:Share: Facebook Instagram TikTok

Tips Memilih Buku Bacaan Sesuai Usia Anak

  👤 
Ikuti kami:Follow us: Instagram Facebook TikTok
Tips Memilih Buku Bacaan Sesuai Usia Anak
🌐 This article is in Bahasa Indonesia. Blog content is written by the school and is not auto-translated.
Memilih Buku Bacaan Sesuai Usia Anak - Buku bisa menjadi bahan dan sumber belajar paling efektif bagi anak karena kemudahan dalam memperolehnya. Terlebih jika budaya membaca dan menulis diterapkan sejak usia dini. Sebagai orang tua, upaya untuk menerapkan budaya membaca akan sangat berguna dalam proses belajar anak baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.



Tips Memilih Buku Bacaan Sesuai Usia Anak

Semakin banyak membaca maka semakin meningkat daya pikir dan kemampuan imajinasi anak, membaca mampu menambah pengetahuan baru, serta memperkaya kosa kata dalam berbahasa. Sebagai orang tua tentu saja kita berharap memiliki anak yang gemar membaca.

Masalahnya, tidak semua buku di sukai oleh si anak. Itulah sebabnya mengapa si anak sangat malas ketika kita menyuruhnya untuk membaca buku. Oleh karena itu, kita harus pandai dalam memilih buku supaya anak semakin tertarik dan mau membaca tanpa disuruh.

Adapun tips memilih buku yang baik adalah menyeleksi tipe buku yang sesuai dengan usia anak. Dan berikut beberapa pilihan buku yang cocok diberikan pada si anak sesuai dengan perkembangan usianya:

Usia 0 s/d 2 tahun


Pada usia ini si kecil memang belum bisa membaca namun ia mulai bisa melihat dan meraba. Oleh karena itu pilihan buku yang tepat adalah buku berisi gambar-gambar dan warna yang cerah, mereka pasti tertarik untuk memahami dan mengenal gambar benda yang ada di dalam buku.

Selain itu, beli buku berbahan karton tebal supaya tidak mudah sobek atau digigit oleh si kecil. Pilih juga buku yang berisi kain bertekstur supaya dapat merangsang saraf perabanya. Biarkan ia bebas melakukan apa saja, seperti mencoret, mewarnai, melipat, dll. Sebab hal tersebut mampu meningkatkan imajinasi si kecil.

Usia 3 s/d 5 tahun

Menginjak usia isi si kecil sudah mulai belajar mengenal huruf, angka, dan bentuk. Jadi pilihan buku yang pas adalah buku-buku berkonsep alfabet, bilangan, dan bentuk-bentuk benda. Memilih buku belajar mengeja kosa kata akan membuat si kecil lebih cepat belajar membaca.

Kita juga bisa mulai memberikan buku berupa cerita kehidupan, cara berteman, dan buku fabel yang menceritakan kehidupan binatang. Pada buku fabel terdapat gambar-gambar yang lucu dan menarik, jadi si kecil akan semakin tertarik membaca karena adanya gambar tersebut.

Di usia ini kita juga bisa membelikan buku yang mampu memicu kecerdasan konstruktif anak, yaitu dengan memberikan buku dengan visualisasi tiga dimensi (gambar tiga dimensi).

Usia 6 s/d 11 tahun

Pada usia ini daya pikir anak mulai berkembang, ia tidak lagi hanya mampu membaca dan menulis. Namun ia juga sudah mulai memiliki minat sendiri dan memiliki tokoh favoritnya. Memanfaatkan potensi tersebut, kita harus pandai memasuki dunia mereka dan mulai mendampinginya untuk memilih buku-buku yang mereka sukai.

Pada usia ini, kita juga harus sering-sering mengajak si anak pergi ke perpustakaan dan toko buku. Biarkan mereka memilih buku yang di sukai dan jangan lupa untuk tetap mendampingi mereka. Dengan adanya pendampingan dari kita saat mereka memilih dan membaca buku, maka kita bisa turut terlibat dalam perkembangan anak. Ajak mereka diskusi bersama mengenai apa yang mereka baca.

Buku yang paling cocok untuk usia anak 6 s/d 11 tahun adalah buku tentang kerajinan maupun resep yang disertai dengan instruksi dan ilustrasi sederhana. Biarkan mereka memecahkan masalah dari apa yang dibacanya. Biarkan si anak memilih buku sesuai dengan minatnya supaya ia lebih menikmati pengalaman, pengetahuan, dan pemahaman dari apa yang ia baca.

Itulah tips memilih buku buku yang sesuai dengan usia anak. Sebagai orang tua, kita tidak boleh memilih sembarang buku yang justru dapat berdampak negatif bagi perkembangan mental dan psikologi anak.

Sumber :
http://www.risalahku.com/2017/11/tips-memilih-buku-bacaan-sesuai-usia.html
KembaliBack
Bagikan:Share: Facebook Instagram TikTok

Aplikasi Android UNBK Mobile 2018 Inovasi Terbaru dari Puspendik

  👤 
Ikuti kami:Follow us: Instagram Facebook TikTok
Aplikasi Android UNBK Mobile 2018 Inovasi Terbaru dari Puspendik
🌐 This article is in Bahasa Indonesia. Blog content is written by the school and is not auto-translated.
Download Aplikasi Android UNBK Mobile 2018 - Awal tahun 2018 tampaknya puspendik telah melakukan pembaruan besar. Selain merubah dan memperbarui tampilan beranda di laman https://ubk.kemdikbud.go.id/, puspendik UNBK kini juga telah hadir dalam versi android untuk mempermudah para panitia ujian nasional berbasis komputer (proktor dan teknisi) mendapatkan informasi terupdate.


Sebelum lebih lanjut tentang peran dan fungsi aplikasi android UNBK mobile 2018 ini, perlu di mengerti bahwa aplikasi ini bukan sebuah aplikasi simulasi UNBK yang diperuntukkan pada siswa-siswi calon peserta UNBK. Namun, hanya untuk proktor dan teknisi serta kepala sekolah sebagai panitia dan penanggungjawab ujian nasional.

Jadi pada intinya, aplikasi UNBK mobile ini bukan aplikasi simulasi UNBK offline ataupun online yang bisa digunakan sebagai latihan dan pembelajaran mengerjakan soal-soal ujian. Bagi adik-adik yang membutuhkan aplikasi simulasi silahkan baca selengkapnya pada link di bawah ini:
Seperti info terbaru dari laman puspendik UNBK tertanggal 05-01-2018 jam 15:09 bahwa "untuk lebih efektif membuka Web UNBK di smartphone silahkan install Aplikasi Android UNBK Mobile, aplikasi ini juga akan memberikan notifikasi apabila ada informasi baru atau tiket bantuan". Jadi dengan adanya aplikasi UNBK mobile 2018 ini, diharapkan para panitia penyelenggara ujian di masing-masing sekolah lebih efektif memantau segala kegiatan yang berhubungan dengan pelaksanaan UNBK.

Info terbaru puspendik merilis UNBK mobile

Oleh karena itu, kami rasa aplikasi ini wajib di install oleh proktor, teknisi, dan kepala sekolah masing-masing penyelenggara. Mengapa demikian? Sebab pelaksanaan UNBK sendiri terdiri dari beberapa tahapan, yaitu simulasi 1, sumulasi 2, simulasi 3 / geladi bersih, dan UNBK utama, dan dari tiap tahap tersebut banyak persiapan yang harus dilakukan. Sedangkan segala tahap kegiatan tersebut akan diberitahukan secara berkala pada laman https://ubk.kemdikbud.go.id/.

Mengingat kita hanya manusia biasa, sering lupa, terlebih banyaknya kesibukan dan aktivitas di luar sehingga tidak bisa setiap hari mengakses laman tersebut, maka tentunya kita sangat terbantu dengan adanya notifikasi atau pemberitahuan jika ada informasi terbaru dari puspendik. Nah, betapa efektifnya inovasi terbaru dari puspendik merilis aplikasi UNBK Mobile.

Lalu dimana kita bisa mendapatkan aplikasi tersebut? Tentu saja di google play store. Namun, perlu di ketahui bahwa telah banyak aplikasi serupa dipublikasikan di play store oleh para developer. Jadi, pastikan aplikasi yang teman-teman download berasal dari developer puspendik.mobile. Lebih jelasnya silahkan lihat screenshot di bawah ini:

Dari gambar di atas terlihat ada beberapa daftar aplikasi dengan nama "UNBK Mobile". Walaupun sama namun dikembangkan oleh developer yang berbeda. Dan yang resmi dari puspendik adalah yang kami beri tanda hijau paling bawah. Atau silahkan langsung lihat melalui tombol di dibawah ini.

Tetapi kenapa posisinya berada paling bawah? Mungkin aplikasi UNBK mobile ini masih tergolong baru dan masih sedikit menggunakannya, akhirnya kalah saing. Untuk itu, silahkan download serta jangan lupa beri bintang 5 dan feedback / komentar supaya aplikasi ini merangkak naik.

Demikian aplikasi android UNBK mobile 2018 inovasi terbaru dari puspendik yang bisa kami sampaikan. Mari kita sukseskan pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer tahun ini. Sekian dari kami, mohon maaf apabila ada kesalahan, dan semoga bermanfaat.

Sumber 
http://www.risalahku.com/2018/01/aplikasi-android-unbk-mobile-2018.html
KembaliBack
Bagikan:Share: Facebook Instagram TikTok

Semua Mata Pelajaran akan Diujikan dalam USBN 2018 SMP dan SMA/SMK

  👤 
Ikuti kami:Follow us: Instagram Facebook TikTok
Semua Mata Pelajaran akan Diujikan dalam USBN 2018 SMP dan SMA/SMK
🌐 This article is in Bahasa Indonesia. Blog content is written by the school and is not auto-translated.
Benarkah semua mata pelajaran akan di ujikan dalam USBN 2018? - Banyak perubahan yang dilakukan oleh pemerintah pendidikan yang akhirnya memunculkan kebijakan baru, terutama terkait pelaksanaan ujian berstandar nasional (UN dan USBN). Mulai dari bentuk soal yang dulunya hanya pilihan ganda dan sekarang ada tambahan soal essay. Kemudian ada lagi wacana bahwa semua mata pelajaran akan diujikan dalam pelaksanaan USBN untuk jenjang SMP dan SMA/SMK.


Berikut keterangan lebih lanjut yang kami ambil dari situs resmi kemendikbud:

Jakarta, Kemendikbud - Perubahan konsep ujian sekolah pada tahun 2018 tidak hanya berlaku di jenjang sekolah dasar (SD), melainkan juga di jenjang SMP dan SMA/SMK. Pada tahun sebelumnya, ujian tingkat akhir di SMP dan SMA/SMK ada dua jenis ujian, yakni Ujian Sekolah (US) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Tahun ini, hanya ada USBN yang akan mengujikan semua mata pelajaran. Dengan demikian, tidak ada lagi pelaksanaan ujian sekolah di jenjang SMP dan SMA/SMK.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Totok Suprayitno mengatakan, sebanyak 25 persen soal dalam USBN 2018 akan dibuat oleh Pusat sebagai soal jangkar (anchor), sedangkan 75 persen soal akan dibuat oleh guru yang dikonsolidasikan di Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).

USBN 2018 di jenjang SMP dan SMA/SMK juga akan menerapkan jenis soal esai. Jumlah butir soal esai sebesar 10 persen dari total butir soal. Dengan begitu, guru-guru yang tergabung dalam MGMP harus membuat soal yang berbentuk pilihan ganda dan esai dengan mengacu pada kisi-kisi yang sudah ditetapkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).

Totok menuturkan, keterlibatan guru dalam membuat soal USBN bisa menjadi acuan atau tolok ukur dalam melakukan pemetaan terhadap kemampuan guru. “Esai yang membuat juga (guru) sekolah. Jadi yang tahu seberapa bobotnya hanya sekolah, jadi diserahkan ke sekolah. Dalam membuat soal juga harus mempertimbangkan bobot, itu dilakukan di MGMP,” katanya dalam jumpa pers tentang USBN 2018 di Kantor Kemendikbud, Rabu (10/1/2018).

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Kepala BSNP Bambang Suryadi mengatakan, posisi USBN menjadi strategis, terutama sejak ujian nasional (UN) tidak lagi menjadi penentu kelulusan siswa. Menurutnya, USBN menjadi suatu kegiatan penilaian yang dilakukan oleh satuan pendidikan.

“Dalam sistem pendidikan nasional kita ada tiga jenis penilaian, yaitu penilaian oleh pendidik, penilaian oleh satuan pendidikan, dan penilaian oleh pemerintah pusat dalam bentuk ujian nasional,” ujar Bambang.

Ia juga menuturkan, pendidikan di Indonesia menerapkan sistem pendidikan berbasis standar. Dalam USBN, standar tersebut terletak pada kisi-kisi USBN yang mengacu pada standar isi dan standar kompetensi. “Karena itu, USBN ini mengukur capaian kompetensi siswa yang ada di dalam standar pendidikan kita,” tuturnya.
Terkait soal USBN yang berupa esai, Bambang mengatakan, BSNP dan Balitbang Kemendikbud akan membuat panduan bagi guru dalam mengoreksi jawaban esai. Nilai pilihan ganda dan esai berada pada rentang 0 s.d. 100. “Sekolah yang akan menentukan pembobotan itu,” kata Bambang. Ia menambahkan, waktu pelaksanaan USBN diserahkan kepada masing-masing satuan pendidikan. Sekolah atau satuan pendidikan diperbolehkan menentukan jadwal USBN sebelum atau setelah ujian nasional, dengan  syarat guru sudah menuntaskan kurikulum atau pembelajaran bagi peserta didiknya. (Desliana Maulipaksi)

Sumber :
Kemendikbud, Semua Mata Pelajaran Diujikan dalam USBN SMP dan SMA/SMK, [online], (https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2018/01/semua-mata-pelajaran-diujikan-dalam-usbn-smp-dan-smasmk), diakses tanggal 15 Januari 2018.

http://www.risalahku.com/2018/01/semua-mata-pelajaran-usbn-2018.html
KembaliBack
Bagikan:Share: Facebook Instagram TikTok

Sudah Siap Lolos Passing Grade SBMPTN 2018? Ketahui Dulu Persyaratan-Persyaratannya!

  👤 
Ikuti kami:Follow us: Instagram Facebook TikTok
Sudah Siap Lolos Passing Grade SBMPTN 2018? Ketahui Dulu Persyaratan-Persyaratannya!
🌐 This article is in Bahasa Indonesia. Blog content is written by the school and is not auto-translated.
Quipperian, apa kabarnya? Semoga sehat selalu dan lancar jaya ya dalam urusan pendidikan. Tidak terasa sedikit lagi SBMPTN 2018 sudah mau diselenggarakan. Berbagai persiapan pun mulai dilakukan, baik dari segi materi pelajaran, biaya pendaftaran, hingga persiapan mental.


Tidak hanya materi pelajaran saja yang harus kamu siapkan dari jauh-jauh hari, tetapi persyaratan ikut SBMPTN pun sudah harus kamu siapkan. Apakah kalian sudah tahu apa saja yang harus dipersiapkan, Quipperian?

Supaya nggak kewalahan menjelang hari H nanti, lebih baik ketahui dulu persyaratan dan prosedur pendaftaran SBMPTN 2018 dari sekarang, yuk. Supaya nantinya kamu cukup fokus untuk lulus passing grade-nya saja, karena perintilan-perintilannya sudah kamu persiapkan dari sekarang.

 Tujuan SBMPTN
Sebelum membahas persyaratan ikutan SBMPTN 2018 lebih jauh, ada baiknya kalau kita tahu dulu apa sih sebenarnya tujuan diadakannya SBMPTN.

SBMPTN merupakan kepanjangan dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Biasanya SBMPTN diselenggarakan setelah SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Bagi yang belum lolos SNMPTN, kamu bisa ikutan lagi ujian masuk universitas pilihan kamu lewat jalur SBMPTN.
Tujuan dari SBMPTN sendiri tentunya adalah menyeleksi calon mahasiswa yang diprediksi dan dianggap mampu menyelesaikan studinya di perguruan tinggi dengan baik. Jadi, tidak sembarangan orang yang bisa masuk perguruan tinggi negeri, lo.
Selain dua di atas, tujuan SBMPTN adalah memberi calon mahasiswa untuk memilih lebih dari 1 PTN di luar wilayahnya.
Catatan: Perlu diketahui untuk lolos SBMPTN kalian harus memenuhi standar passing grade masing-masing program studi (prodi) perguruan tinggi pilihan kalian. Misalnya, standar passing grade jurusan IPA di UNPAD tentu berbeda dengan standar passing grade SBMPTN 2018 jurusan IPA di UGM. Untuk itu, cari tahu terlebih dahulu ya, Quipperian.

Ketentuan Umum SBMPTN
Biasanya ketentuan SBMPTN dari tahun ke tahun tidak pernah berubah, Quipperian alias mirip-mirip seperti tahun-tahun berikutnya. Nah, berdasarkan ketentuan umum SBMPTN tahun lalu atau 2017, SBMPTN merupakan selesi yang dilakukan oleh PTN di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) dan Kementerian Agama secara bersama di bawah koordinasi Panitia Pusat.

Hasil seleksi nantinya dilihat berdasarkan hasil ujian tertulis dalam bentuk cetak (Paper Based Testing) atau menggunakan komputer (Computer Based Testing), atau kombinasi hasil ujian tertulis dan ujian keterampilan calon mahasiswa. Jenis-jenis ujian ini dibedakan dari prodi apa yang hendak kalian ambil di perguruan tinggi pilihan kalian.



Persyaratan SBMPTN
Pendaftaran
1.  Bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat dan Paket C tahun 2016 dan 2017  harus punya ijazah.
2. Bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat dan Paket C tahun 2018 telah memiliki Surat Keterangan Lulus Pendidikan Menengah atau Ijazah Paket C. Surat Keterangan Lulus minimal memuat informasi jati diri dan foto terbaru kamu dan dibubuhi cap yang sah.

3. Peserta seleksi memiliki punya rekomendasi kesehatan yang baik supaya tidak mengganggu kelancaran proses pembelajaran di program studinya.

Penerimaan
Setelah mendaftar dan ikut melaksanakan ujian (baik ujian tertulis atau ujian keterampilan), kalian yang diterima nantinya harus merupakan peserta yang sudah lulus pendidikan menengah, lulus SBMPTN 2018, sehat, serta memenuhi syarat-syarat lain yang ditentukan oleh masing-masing perguruan tinggi pilihan kalian.

Prosedur Pendaftaran
Saat ini belum ada pendaftaran resmi untuk SBMPTN 2018. Tetapi, tahun lalu pendaftaran SBMPTN 2017 dilakukan secara online. Kalian bisa menyimak dulu tata cara pendaftaran tahun lalu di laman http://pendaftaran.sbmptn.ac.id. Biasanya tata cara pendaftaran tidak jauh berbeda dari tahun ke tahun, Quipperian.

Untuk informasi terbaru mengenai SBMPTN lainnya, kalian bisa memantaunya selalu di laman https://sbmptn.ac.id/.

Biaya Seleksi Ujian Tertulis & Keterampilan SBMPTN 2018

Memang saat ini belum ada pengumuman resmi tentang biaya seleksi ujian tertulis & keterampilan SBMPTN 2018. Tetapi, seperti yang sudah dijabarkan sebelumnya, biasanya prosedur pelaksanaan SBMPTN tidak jauh berbeda dari tahun ke tahun. Berikut ini merupakan biaya seleksi ujian tertulis & keterampilan dari pelaksanaan SBMPTN tahun lalu.

Biaya seleksi sebesar Rp200.000, pada SBMPTN 2018 mendatang bisa sama atau bertambah.
Biaya seleksi nantinya bisa dibayarkan melalui beberapa bank, yakni Bank Mandiri, Bank BNI, atau Bank BTN.
Biaya seleksi yang sudah dibayarkan tidak dapat ditarik lagi dengan alasan apapun.
Nah, Quipperian kira-kira begitulah persyaratan yang harus kalian ikuti dan patuhi untuk SBMPTN 2018 mendatang. Jangan lupa juga perdalam materi-materi pelajaran yang akan diujikan, ya. Jaga selalu kesehatan dan pola hidup, terutama bagi kalian yang nanti harus mengikuti ujian fisik di SBMPTN 2018 mendatang. Good luck, Quipperian!

Penulis: Serenata
Sumber :
https://video.quipper.com/id/blog/sbmptn/sudah-siap-lolos-passing-grade-sbmptn-2018-ketahui-dulu-persyaratan-persyaratannya/
KembaliBack
Bagikan:Share: Facebook Instagram TikTok

Yuk, Siap-Siap Lolos Passing Grade SBMPTN 2018 dengan Menyimak Langkah-Langkah Ujian Keterampilan Ini!

  👤 
Ikuti kami:Follow us: Instagram Facebook TikTok
Yuk, Siap-Siap Lolos Passing Grade SBMPTN 2018 dengan Menyimak Langkah-Langkah Ujian Keterampilan Ini!
🌐 This article is in Bahasa Indonesia. Blog content is written by the school and is not auto-translated.
Quipperian, tidak terasa SBMPTN 2018 dalam hitungan bulan akan diselenggarakan. Berbagai persiapan mulai dari materi pelajaran, biaya pendaftaran, bahkan mental pun sudah harus sangat mapan. Setiap universitas memiliki passing grade-nya masing-masing untuk setiap jurusan pilihan.



Misalnya, passing grade jurusan IPA di UNPAD tentu berbeda dengan passing grade jurusan IPA di UI. Nah, sebagai siswa yang aktif maka kalian harus rajin-rajin mencari tahu berapa passing grade jurusan yang kamu mau di universitas pilihan kalian.

Berbicara soal ujian SBMPTN 2018, sama seperti tahun-tahun berikutnya, saat ujian nantu tidak hanya ujian tertulis saja yang diadakan, lo. Bagi kalian yang akan memilih jurusan bidang seni atau keolahragaan, minat, bakat, dan kemampuan kalian nantinya tidak hanya diuji lewat Ujian Tertulis tetapi juga Ujian Keterampilan. Ujian Keterampilan ini tentu akan sangat memengaruhi hasil passing grade SBMPTN 2018 kalian.

Nah, biar kamu nggak bingung seperti apa sih Ujian Keterampilan di SBMPTN 2018 itu, lebih baik simak penjabaran di bawah ini yuk bersama Quipper Video Blog.
Bidang Seni

Ujian Keterampilan Seni terdiri dari:

Ujian Keterampilan Seni Rupa yang terdiri dari Tes Menggambar (Suasana/Ekspresi) dan Tes Pengetahuan Seni & Wawasan Seni yang bisa berupa wawancara atau tes potensi kreatif.
Ujian Keterampilan Seni Tari yang terdiri dari Tes Tari Bentuk, Tes Kreativitas Tari, Imitasi Gerak, dan Tes Pengetahuan Seni & Wawasan Seni yang berupa wawancara.
Ujian Keterampilan Seni Musik yang terdiri dari Tes Musikalitas, Tes Praktik Instrumen, dan Tes Pengetahuan Seni & Wawasan Seni yang berupa wawancara.
Ujian Keterampilan Seni Drama/Teater yang terdiri dari Tes Praktik Monolog, Tes Pantomim, dan Tes Pengetahuan Seni & Wawasan Seni yang berupa wawancara.


Catatan: Ujian Keterampilan di atas wajib diikuti oleh peserta sesuai dengan program studi pilihannya masing-masing. Dalam arti, kalau kamu mau mengambil prodi Seni Tari, maka kamu tidak perlu mengikuti Ujian Keterampilan untuk Seni Rupa.


Bidang Keolahragaan
Untuk Ujian Keterampilan Olahraga terdiri dari 2 jenis tes, yakni:

Tes Kesehatan
Karena bidang keolahragaan pasti berhubungan dengan fisik dan raga, maka sudah pasti Tes Kesehatan akan dilakukan. Bukan sembarangan tes, Quipperian, Tes Kesehatan ini nantinya akan melibatkan tenaga medis seperti dokter atau perawat.

Tenaga medis tersebut dianggap sebagai pihak yang teruji untuk memberikan check up dan rekomendasi hasil apakah kondisi tubuh kamu SEHAT atau TIDAK SEHAT. Keputusan kondisi ini mutlak, tidak bisa diubah-ubah dan akan menjadi syarat apakah kamu diperbolehkan mengikuti tes selanjutnya atau tidak. Bagi kalian yang mau lulus Tes Kesehatan yang satu ini, pastinya harus menjaga kondisi tubuh sebagus mungkin, ya.

Caranya dengan jaga pola makan, pola tidur, dan rajin berolahraga bahkan jauh sebelum Tes Kesehatan hendak dilaksanakan. Dengan membiasakan diri menjaga pola hidup yang sehat, kamu nggak perlu takut lagi dan grabak grubuk begitu Tes Kesehatan untuk lolos passing grade SBMPTN 2018 mau dilaksanakan.

Nah, tapi Quipperian, ada pula beberapa PTN yang tidak punya tenaga medis yang memadai untuk melaksanakan Tes Kesehatan ini. PTN yang mengalami kondisi ini biasanya nanti akan bekerjasama dengan instansi kesehatan terdekat untuk melaksanakan Tes Kesehatan. Tentunya harinya akan berbeda pula dengan ujian keterampilan olahraga lainnya. Karena instansi kesehatannya berada di luar PTN, maka Tes Kesehatan di sini dilakukan maksimal 7 hari sebelum Ujian Keterampilan Olahraga.

Tes Keterampilan Motorik
Nah, dari Tes Kesehatan di atas, kalau kamu direkomendasikan SEHAT, maka akan tes selanjutnya yang harus diikuti adalah Tes Keterampilan Motorik. Tes yang satu ini mirip seperti latihan fisik. Makanya, sebelum kalian mengikuti Ujian Keterampilan, lebih baik persiapkan diri dari jauh-jauh hari karena akan ada banyak saingan, lo.

Tes Keterampilan Motorik ini terdiri dari:
– Lempar Tangkap Bola ke Dinding (Wallpass)
– Lompat Tegal (Vertical Jump)
– Tes Sit-up
– Tes Push-up
– Tes Kelincahan (Illinois Agility Run Test)
– Daya Tahan Kardiorespiratori (Lari 1600m)

Quipperian, itulah tadi beberapa hal dalam Ujian Keterampilan yang perlu kamu perhatikan dan siapkan untuk lulus passing grade SBMPTN 2018 nanti. Apakah kalian sudah siap? Semangat, ya Quipperian! Di mana ada harapan, disitu ada kesempatan untuk berhasil.

Penulis: Serenata
Sumber : 
https://video.quipper.com/id/blog/sbmptn/yuk-siap-siap-lolos-passing-grade-sbmptn-2018-dengan-menyimak-langkah-langkah-ujian-keterampilan-ini/
KembaliBack
Bagikan:Share: Facebook Instagram TikTok

4 Tips Mempersiapkan Diri Untuk UNBK 2018

  👤 
Ikuti kami:Follow us: Instagram Facebook TikTok
4 Tips Mempersiapkan Diri Untuk UNBK 2018
🌐 This article is in Bahasa Indonesia. Blog content is written by the school and is not auto-translated.
Quipperian, sudah siapkah kalian menghadapi Ujian Nasional (UN) online atau UN Berbasis Komputer (UNBK) nanti? Kalau belum, Quipper Video Blog akan memberikan beberapa tips mempersiapkan diri menghadapi UNBK. Apa saja tipsnya? Yuk, simak pembahasannya berikut!


1. Baca Ulang Materi Pembelajaran
Pastinya, saat UNBK kamu akan menghadapi soal-soal dari materi yang telah dipelajari di kelas. Oleh sebab itu, kamu harus membaca ulang materi-materi yang telah dipelajari.

Fungsinya tentu untuk menyegarkan ingatanmu akan materi pembelajaran. Setelah sekian lama belajar, pasti ada saja materi pembelajaran yang kamu lupa. Dengan membaca ulang materi pembelajaran maka kamu akan kembali ingat materi tersebut.

Membaca ulang materi itu kiranya harus dimulai dari pelajaran terakhir yang dipelajari di kelas. Setelah kamu sudah memahami materi tersebut, barulah pelajari materi-materi lampau. Jangan sampai kamu tidak mempelajarinya karena kemungkinan materi lama akan muncul dalam soal UNBK.

Kalau kamu membutuhkan materi tambahan, kamu bisa dapatkan di Quipper Video. Ada banyak materi tambahan di Quipper Video yang dapat memantapkan pengetahuanmu.

2. Mengadaptasikan Diri dengan Komputer
Namanya UN online pastinya dilaksanakan dengan menggunakan komputer. Oleh sebab itu, kamu harus sudah bisa menguasai penggunaan komputer. Kamu pun harus tahu istilah-istilah komputer.

Untuk itu, mulai dari sekarang kamu sudah harus terbiasa menggunakan komputer. Mulailah mempelajari penggunaan komputer. Mulai dari cara menyalakannya hingga melengkapi pengetahuan akan istilah komputer.

Ada beberapa hal yang harus kamu kuasai. Pertama ialah cara login. Sebab, untuk mengikuti UNBK, kamu harus bisa login pada laman khusus. Kamu harus sudah mengetahui mekanisme login UNBK. Cari informasi mengenai pelaksanaan UNBK terdahulu, baik itu dari guru maupun dari kakak kelas yang sudah lulus.

Kedua, kamu sudah memahami istilah komputer. Berbagai pengetahuan istilah komputer bisa kamu ketahui dari banyak sumber. Coba-cobalah searching agar kamu tidak gagap saat mendapat penjelasan pelaksanaan UNBK saat pelaksanaannya nanti.

Dan, terakhir, terbiasalah dengan layar komputer. Hal ini sangat penting karena akan berkaitan dengan stamina kamu saat pengerjaan soal. Jangan sampai mata kamu letih saat mengerjakan UNBK nantinya.

3. Mempersiapkan Fisik dan Mental
Persiapan fisik cukup penting kalau kamu ingin mendapatkan hasil maksimal pada pelaksanaan UNBK 2018 nanti. Untuk itu, kamu harus menjaga kesehatan dan kebugaranmu. Kalau kamu senang berolahraga, gunakan hobi kamu tersebut untuk menjaga kebugaran.

Selain itu, seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, latihlah kekuatan stamina mata. Jangan sampai mata kamu cepat lelah saat menatap layar komputer.

Untuk melatihnya, kamu jangan ngoyo dan memaksakan diri menatap terlalu lama layar komputer. Cukup membiasakan diri dengan pancaran cahaya dari layar. Kalau kamu menatap terlalu lama layar komputer tentunya akan berdampak negatif, salah satunya ialah mengurangi daya penglihatanmu.

Tak lupa, kamu juga harus menjaga kesehatan saat menjelang waktu pelaksanaan UNBK. Jangan sampai kamu sakit dan tidak bisa mengikuti UNBK ya guys!

Persiapan mental juga tidak kalah penting lho! Sebab, kalau mental kamu tak terlatih maka akan menyebabkan kepanikan saat pelaksanaan UNBK.

Melatih mental untuk menghadapi UNBK cukuplah mudah. Pertama, kamu harus terbiasa bersikap tenang dalam situasi apapun. Ketika kamu panik, biasakan untuk menarik nafas panjang dan menghembuskan nafas perlahan. Melakukan itu pastinya akan membuat kamu lebih tenang.

Selanjutnya, latihlah kepercayaan dirimu. Untuk melatihnya, kamu cukup membiasakan diri yakin akan apapun yang kamu kerjakan. Dengan sering melatih kepercayaan dirimu maka kamu akan terbiasa tenang dan yakin ketika mengerjakan suatu hal.

Jadi, persiapan fisik dan mental cukup penting untuk menghadapi UNBK 2018. Kalau kamu tidak melakukan persiapan itu, maka kamu akan panik dan lelah saat pelaksanaan UNBK.

4. Seringlah Mengerjakan Latihan Soal
Nah, inilah persiapan wajib yang jangan sampai kamu lakukan. Tanpa melakukan latihan soal pastinya kamu tidak akan siap menghadapi ragam soal yang muncul.

Latihan soal itu akan memberikan banyak insight ragam soal yang mungkin keluar saat UNBK. Sering menghadapi latihan soal maka kamu bisa memprediksi materi apa saja yang muncul nanti.

Selain itu, latihan soal akan memberikan kamu kesempatan untuk menyusun strategi dalam mengerjakan soal. Strategi itu akan membantu kamu memaksimalkan waktu pengerjaan soal sehingga tidak ada waktu yang terbuang hanya untuk mengerjakan satu soal.

Kamu bisa latihan soal dengan mengakses Quipper Video lho. Banyak ragam contoh soal yang pastinya membantu kamu mempersiapkan diri. Jadi, jangan lupa diakses ya Quipperian!

Itulah kiranya tips-tips mempersiapkan diri menghadapi UNBK 2018. Setelah persiapan itu semua, jangan lupa terus berdoa dan meminta restu orang tua. Sebab, dengan doa dan restu orang tua maka kamu akan mendapat kemudahan ketika mengikuti UNBK nanti. Tetap semangat ya Quipperian!

Penulis: Muhammad Khairil

Sumber :
https://video.quipper.com/id/blog/un/4-tips-mempersiapkan-diri-untuk-unbk-2018/

KembaliBack
Bagikan:Share: Facebook Instagram TikTok

4 Hal Yang Perlu Direfleksikan Guru Indonesia | Inspirasi Zenius

  👤 
Ikuti kami:Follow us: Instagram Facebook TikTok
4 Hal Yang Perlu Direfleksikan Guru Indonesia | Inspirasi Zenius
🌐 This article is in Bahasa Indonesia. Blog content is written by the school and is not auto-translated.
Halo semuanya, selamat Hari Pendidikan Nasional! Pada kesempatan kali ini, saya ingin sedikit berbagi pandangan tentang dunia pendidikan, khususnya peran guru dalam proses belajar siswa. Sebelum di Zenius, saya sempat berkecimpung di dunia pendidikan selama 5 tahun, baik sebagai mahasiswi jurusan pendidikan, guru, dan juga wali kelas. Nah, berdasarkan dari pengalaman tersebut, dalam peringatan hari pendidikan nasional kali ini, saya mau sedikit berbagi pandangan dan pengalaman saya tentang dunia pendidikan Indonesia secara umum, khususnya peran guru dalam mengajar.
Ngomong-ngomong soal hari pendidikan, biasanya peringatan hari pendidikan itu jadi moment untuk memberikan dukungan kepada profesi guru sekaligus sebagai bentuk apresiasi terhadap peran dan kontribusi guru dalam mendidik dan membangun generasi yang lebih baik. Memang nggak bisa dimungkiri, peran guru sangatlah besar dalam kehidupan sosial bermasyarakat, terutama untuk membangun peradaban dan generasi masa mendatang yang lebih baik. Nah, justru karena peran besarnya itulah... pada peringatan hari pendidikan nasional ini, saya ingin mencoba mengajak kita semua (khususnya para guru) untuk merefleksi bersama, terutama tentang sejauh mana peran seorang guru dalam membangun semangat belajar kepada para muridnya.
Hari pendidikan nasional
Mungkin sudah bukan hal baru lagi kalo saya mengatakan bahwa profesi guru masih dipandang sebelah mata di Indonesia. Sedikit-banyak mungkin karena masyarakat Indonesia umumnya beranggapan bahwa tugas seorang guru hanya sekadar mengajar di depan kelas dan memberi tugas kepada murid. Tapi menurut saya pribadi, tugas utama seorang guru bukan hanya mengajar, tapi juga memberi contoh, inspirasi, dan yang paling penting adalah membuat murid senang belajar serta menikmati proses belajar itu sendiri.
Dalam perspektif ini, saya berpendapat bahwa tolak ukur keberhasilan seorang guru itu bukan ditentukan oleh kepala sekolah maupun orangtua, tapi justru oleh murid-muridnya. Keberhasilan guru utamanya tercermin pada perubahan positif yang dialami oleh murid-muridnya. Perubahan positif itu bisa jadi macam-macam indikatornya, dari mulai pemahaman murid akan materi pelajaran, rasa antusias murid dalam mengikuti proses pembelajaran, dan yang paling penting adalah sejauh mana murid menikmati proses belajar yang dijalaninya tersebut.
Sayangnya, dari pengalaman saya berkecimpung di dunia pendidikan (baik sebagai siswi, mahasiswi, maupun guru), tidak semua guru sepakat dengan pandangan saya di atas. Maksudnya, masih banyak guru yang tidak menjadikan "antusiasme murid dalam belajar" sebagai tolak ukur utama dalam proses mengajar ; tapi justru menciptakan semacam sistem yang membuat murid-murid belajar dengan penuh keterpaksaan, seperti pemberian tugas dengan porsi yang tidak wajar, memberi sanksi dan hukuman dengan cara yang kurang tepat sasaran, dsb.
Dalam prakteknya, saya yakin setiap guru memiliki niat dan tujuan yang baik dalam mendidik murid, saya juga mengerti bahwa setiap guru memiliki style dan caranya masing-masing dalam menjalankan perannya sebagai pendidik. Saya sungguh sangat memahami itu karena biar bagaimanapun saya sendiri pernah menjadi seorang guru dan juga wali kelas. Namun terlepas dari itu, menurut saya ada beberapa 'style' cara mengajar yang saya kira perlu kita evaluasi lagi bersama. Karena saya khawatir, banyak guru yang mungkin tidak menyadari bahwa cara mengajar yang selama ini mereka terapkan itu kurang tepat dan bahkan berdampak negatif bagi para murid.
Okay, terlepas dari apakah pandangan saya ini tepat atau tidak, pada kesempatan kali ini saya hanya ingin berbagi pendapat dan pandangan saya lebih jauh tentang beberapa pendekatan guru dalam mengajar yang saya anggap keliru dan malah memberikan efek negatif terhadap murid-muridnya. Perlu saya tekankan bahwa mungkin beberapa pointdalam artikel ini adalah pendapat pribadi saya dan tidak mewakili sudut pandang Zenius secara umum. Semoga apa yang saya sampaikan dalam kesempatan ini, bisa menjadi refleksi kita bersama di hari guru nasional ini. Berikut adalah beberapa gaya pengajaran guru yang menurut saya keliru dan perlu kita refleksi ulang bersama:

1. Tugas dan PR yang tidak tepat

Sebagai seorang yang pernah menjadi guru, saya mengerti bahwa jam mengajar guru di sekolah terkadang terasa kurang untuk memastikan para murid untuk betul-betul memahami materi yang dibahas. Oleh karena itulah, guru memberikan PR atau tugas dengan harapan membantu para siswa memahami materi di luar jam kelas. Secara umum, tujuan guru memberikan PR/tugas kurang-lebih seperti ini:
  1. Mengevaluasi materi yang sudah dipelajari di kelas.
  2. Mendorong murid untuk berlatih mengerjakan soal.
  3. Mendorong murid untuk mendalami pemahamannya untuk topik tertentu.
Di satu sisi, saya juga mengerti maksud dan tujuan guru itu baik dalam memberikan PR atau tugas, tapi saya kira ada saatnya PR/tugas yang diberikan tidak memberi dampak positif bagi para siswa. Wah, memangnya ada ya kasus dimana tugas/PR yang tidak memberi dampak positif, contohnya seperti apa? Sebagaimana yang telah saya sampaikan sebelumnya, yang paling berhak mengevaluasi guru adalah murid-muridnya, jadi coba yuk kita lihat beberapa curhatan murid zenius di bawah ini:

klik gambar untuk memperbesar


Dari beberapa potongan curhatan murid zenius ini, ada beberapa hal yang menurut saya agak ironis. Kenapa ironis? Karena tidak sedikit siswa yang justru menganggap bahwa tugas dan PR itu adalah beban yang menghalangi mereka untuk BELAJARNah loh, padahal kan justru niat guru awalnya memberikan tugas itu supaya muridnya belajar, tapi dalam beberapa kasus malah menjadi halangan mereka untuk belajar.
Hal menarik berikutnya yang saya lihat adalah hasil survei zenius yang dilakukan pada 22 September 2014 hingga 15 Desember 2014 terkait persepsi siswa mengenai tugas yang diberikan guru mereka. Berikut adalah hasil 1340 responden pelajar dari berbagai pelosok Indonesia :

Survei zenius Sept - Okt 2014 terhadap 1340 responden siswa seluruh Indonesia terkait pemberian tugas oleh Guru.


Berdasarkan data di atas, kita bisa melihat bahwa sebetulnya sebagian besar siswa beranggapan bahwa tugas yang diberikan guru itu penting, tapi lucunya sebagian besar dari responden (dengan persentase yang sama yaitu 48%) juga berpendapat bahwa tugas dari guru itu membebankan. Dari sini, secara sederhana saya bisa mengambil kesimpulan bahwa sebetulnya sebagian besar siswa itu tidak bermasalah dengan adanya tugas dari guru, akan tetapi bentuk tugas/ jumlah / frekuensinya itulah yang menjadi masalah dan membebani siswa.
Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh Universitas Oviedo Spanyol, tugas dan PR akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi pemahaman siswa jika tugas dan PR tersebut dirancang agar siswa hanya membutuhkan waktu sekitar 60 menit dalam proses penyelesaiannya. Menurut penelitian tersebut juga, efektivitas tugas dan PR ini akan terus berkurang jika waktu penyelesaiannya lebih dari 90 menit. Penelitian lain yang dilakukan oleh Stanford Graduate School of Education juga menemukan bahwa mengerjakan PR dan tugas selama lebih dari tiga jam setiap harinya akan memberikan efek negatif baik secara mental maupun fisik.
Menyingkapi hal ini, saya pribadi berpendapat bahwa PR dan tugas itu bisa jadi hal yang positif, dengan catatan porsinya wajar. Jika ingin memberikan tugas dan PR yang cukup banyak, sebaiknya guru memperpanjang tenggat waktu penyelesaian tugas dan PR tersebut mengingat kemungkinan siswa mendapat tugas dan PR dari guru mata pelajaran lain. Akan jauh lebih baik lagi, jika guru bisa memberikan tugas yang justru bisa menjadi pemicu siswa untuk menikmati proses belajar itu sendiri, memberi tantangan yang menarik bagi siswa untuk mencari tau lebih jauh materi yang mereka pelajari, bukan justru menekan siswa untuk harus belajar.
Di sisi lain, saya juga tau bahwa tugas seorang pelajar ya memang belajar. Tapi perlu kita sadari juga, bahwa definisi "belajar" bagi anak-remaja tidak hanya sebatas pada dinding ruang kelas, PR, atau tugas dari sekolah saja. Saya percaya, ada banyak hal di luar sana yang bisa menjadi bahan pembelajaran bagi siswa, di luar konteks akademis, seperti bersosialisasi, membaca, menonton film yang bermanfaat, berinteraksi lingkungan sosial, dsb. Intinya, jangan sampai jumlah/frekuensi tugas yang diberikan oleh guru bukan memberikan dampak positif, tapi membuat siswa merasa jenuh, tertekan, dan malah tidak menikmati proses belajar itu sendiri.

2. Pendekatan cara mengajar yang kurang tepat

Mau tidak mau, kita harus mengakui bahwa para siswa seringkali punya pandangan yang terpolarisasi terhadap cara mengajar guru-gurunya. Sederhananya, ada guru yang dipandang oleh para siswa sebagai guru yang cara ngajarnya asik, seru, mudah dipahami. Guru-guru seperti ini seringkali menjadi idola murid-murid bahkan jam pelajarannya ditunggu-tunggu oleh para siswa. Sementara itu, di sisi lain ada juga guru yang dipandang siswa sebagai guru yang cara mengajarnya membosankan, bikin ngantuk, materinya tidak menarik, dll. Dua bentuk polarisasi dari cara pandang siswa terhadap gurunya ini memang seringkali ada, bahkan bersifat kolektif. Kalo ada beberapa anak yang menganggap gurunya ini membosankan, masa satu kelas akan kompak menganggap guru tsb membosankan.
siswa bosan
Menjadi seorang guru, memang bukan perkara yang mudah. Walaupun guru memiliki niat baik untuk mengajar, mendidik, dan membagikan ilmunya... ada saja murid yang ngobrol sendiri, ada yang ngelamun, ada yang main hape, ada yang malah gambar-gambar, dsb. Hal ini tentu membuat guru merasa jengkel, tidak jarang guru memutuskan untuk mengambil jalan tegas pada segala bentuk tindakan yang tidak menghargai jalannya proses belajar mengajar. Di satu sisi, saya mengerti bahwa setiap guru ingin merasa dihargai, tidak terlepas juga dengan saya. Namun di sisi lain, saya kira kita jangan sampai hanya berhenti pada solusi memarahi siswa. Karena sedikit banyak, hal itu justru akan menambah parah polarisasi cara pandang siswa terhadap guru-gurunya. Udah gurunya membosankan, galak lagi. Lengkaplah sudah.

Saya rasa, ada banyak cara yang bisa digunakan oleh guru untuk bisa "menguasai kelas", membawa suasana belajar yang menarik, seru, dan menciptakan atmosfir belajar yang sehat bagi para siswa. Cara untuk menguasai audience memang tidak mudah. Terus terang, sampai saat ini pun saya masih perlu banyak belajar untuk bisa membuat nuansa belajar yang positif di kelas. Tapi, sedikit-banyak saya hanya ingin berbagi beberapa tips yang mungkin bisa jadi masukan bagi guru-guru lain. Moga-moga tips yang saya bagikan ini bisa berguna bagi rekan-rekan guru yang lain.

A. Bangun interaksi dan hubungan emosional dengan para murid di luar kelas

Saat menjadi seorang guru, saya selalu berusaha untuk tidak membatasi interaksi saya kepada murid dalam lingkup akademis saja; tetapi saya mencoba memasuki kehidupan mereka. Dari hanya sekadar mendengarkan keluhan dan curhatan mereka, makan bersama, atau bahkan menyempatkan diri bergaul dengan mereka di waktu luang... semua itu saya rasa sangat membantu saya untuk membangun nuansa belajar yang positif di kelas.
Dengan membangun hubungan emosional dengan para murid, saya jadi jauh lebih mudah untuk menguasai kelas, berinteraksi langsung dengan murid yang saya anggap belum paham, membaca keinginan mereka, memahami cara mengajar seperti apa yang diharapkan oleh mereka, dsb. Sebaliknya, mereka pun jadi jauh lebih menghargai saya ketika mengajar, mereka jadi merasa enggan untuk main hape, asik ngobrol sendiri, atau melakukan tindakan apapun yang menunjukan sikap tidak menghargai usaha saya di kelas. Saya percaya, di sekolah seorang murid memang perlu memahami pelajaran, sementara seorang guru perlu memahami murid-murid mereka.

B. Fokus pada bagaimana cara membuat siswa menikmati proses belajar

Menurut pendapat saya pribadi, tugas seorang guru bukan hanya mengajar, tapi yang lebih penting adalah membuat murid-muridnya suka belajar. Hal ini mungkin terkesan sepele, tapi menurut saya cara pandang seperti ini krusial sekali dengan bagaimana cara guru membawa materi di kelas.
Dari pengalaman saya menjadi murid, seorang guru yang berfokus hanya pada konteks "mengajar", mentrasfer ilmu pada murid-muridnya, membawa misi agar murid-muridnya mampu mengerjakan soal... seringkali justru kurang berhasil membawa suasana kelas yang positif dan bersemangat untuk belajar. Di sisi lain, seorang guru yang fokus untuk membangun nuansa belajar yang positif dulu di awal, bercerita dulu tentang berbagai contoh nyata yang menggambarkan kenapa materi tersebut penting untuk dikuasai, kenapa materi itu menarik dan seru untuk dibahas... guru semacam ini lebih bisa membangun nuansa kelas yang siap menerima pengajaran, sehingga proses belajar-mengajar jadi lebih menyenangkan, seru, menarik, tidak membosankan, dan para siswa jadi lebih termotivasi belajar.

3. Memberi hukuman yang tidak menyelesaikan masalah.

Menjadi guru memang bukan pekerjaan yang mudah. Butuh kesabaran yang luar biasa untuk dapat mengendalikan emosi dalam mengontrol para siswa. Dari pengalaman saya menjadi guru dan wali kelas, memang selalu ada-ada saja ulah murid yang menjengkelkan, dari yang sering terlambat, bikin ribut di kelas, menyontek, lupa mengerjakan PR, dsb. Dalam hal ini, saya mengerti jika guru menggunakan metode hukuman untuk dapat lebih mudah mengontrol, mengendalikan perilaku siswa, sekaligus memberikan efek jera dan bentuk peringatan bagi anak-anak yang lain. Di satu sisi, hukuman memang cara yang paling praktis untuk membuat siswa berhenti melakukan kenakalan. Namun di sisi lain, apakah hukuman yang diberikan betul-betul dapat menyelesaikan masalah?
Seorang psikolog klinis dari Columbia University, Laura Markham, mengatakan bahwa hukuman tidak selalu mampu mengubah anak didik menjadi lebih baik, terutama untuk jangka panjang. Sebaliknya, menurut pendapat Laura, hukuman dari pihak otoritas (guru / orangtua) malah bisa membuat pihak terhukum merasa rendah diri, hilang kepercayaan, kerenggangan hubungan emosional, perasaan untuk terus memberontak, bahkan memicu kebohongan-kebohongan untuk menutupi kesalahan lainnya. Saya pikir, hal ini juga bisa jadi relevan dalam konteks hubungan guru dengan murid. Bentuk hukuman yang tidak tepat sasaran bisa berpotensi membuat siswa untuk bersikap antipati terhadap guru, bahkan membenci mata pelajaran yang diajarkan.
Dalam konteks ini, saya pribadi berpendapat bahwa sebagai guru, kita perlu mengevaluasi penerapan "hukuman" sebagai alat kontrol di dalam kelas. Terutama pada siswa yang sedang dalam umur-umur krusial untuk menumbuhkan rasa kecintaan mereka terhadap sebuah ilmu. Saya pribadi sebetulnya kurang sepakat dalam bentuk hukuman yang kurang relevan pada penyelesaian masalah. Seperti contohnya : berdiri di depan kelas dengan satu kaki, lari keliling lapangan 10 keliling, mencabuti rumput, hormat di depan tiang bendera selama berjam-jam, menulis berulang kalimat "aku tidak akan terlambat" sebanyak 100x, dan bentuk hukuman sejenisnya yang tidak berfokus pada penyelesaian masalah.
Dalam hal ini, bukan berarti saya berpendapat bahwa tindakan menghukum itu sama sekali tidak perlu. Memberi hukuman bisa jadi tepat jika proses itu memberikan pengertian bagi siswa bahwa tindakan dia itu keliru. Berilah hukuman jika itu membuat siswa memahami konsekuensi dan risiko yang relevan dari tindakannya. Akan jauh lebih baik lagi, jika bentuk hukuman, teguran, sanksi, atau perintah dari guru tersebut berorientasi pada penyelesaian akar masalah yang sesungguhnya, bukan sekadar menjadi bentuk cara untuk mengontrol, memberi efek jera, memberi contoh pada siswa lain, apalagi hanya untuk sekadar melampiaskan emosi dan kejengkelan terhadap murid tersebut.
siswa dihukum
Saya pribadi dalam prakteknya lebih menyukai pendekatan personal bagi setiap siswa yang bermasalah. Jika saya menemukan ada murid yang (katakanlah misalnya) sering terlambat, biasanya saya panggil untuk mengetahui akar permasalahannya. Jika ternyata akar masalahnya itu karena siswa tersebut memiliki kesulitan mengatur pola tidur, maka saya akan mencoba untuk membantu memberikan arahan, saran, atau mungkin perintah yang intinya berfokus untuk memberikan solusi terhadap siswa tersebut. Karena saya kira, memberi hukuman hormat tiang bendera selama berjam-jam tidak akan membantu memberi solusi dan menyelesaikan masalah seorang anak yang punya kesulitan mengatur pola tidur.

4. Sikap antikritik dan tertutup pada evaluasi

Point terakhir yang mau saya sampaikan adalah hal yang saya kira perlu kita semua renungkan, termasuk untuk diri saya sendiri. Menjadi seorang guru terkadang membuat diri kita selalu berada dalam posisi yang 'dominan' di depan kelas. Sehingga tidak jarang hal ini menumbuhkan sikap antikritik, tertutup pada evaluasi, bahkan merasa diri paling mengerti "caranya mengajar" karena pengalaman mengajar yang lama. Pada kesempatan ini, saya hanya ingin mengingatkan bahwa kita semua adalah manusia biasa, yang tentu tidak luput pada kekeliruan. Oleh karena itu, saya kira peran seorang guru (yang notabene sangatlah penting) juga perlu diiringi rasa keterbukaan untuk dapat terus mengevaluasi diri dan terbuka pada kritik.
Saya tau bahwa memang setiap guru memiliki cara yang unik dalam mengajar. Ada yang pembawaannya cenderung serius, ada yang sambil bercanda, ada yang cuma duduk di kursi sepanjang jam pelajaran berlangsung, ada yang kalo ngajar nggak bisa diem, ada yang lebih suka menjelaskan secara satu arah, ada yang cenderung mengajak 2--3 orang siswa berinteraksi, ada yang suka mengajak seluruh kelas berdiskusi, dsb. Sebetulnya bagi saya, tidak masalah cara mengajar guru itu seperti apa, selama tujuan proses mengajar itu tercapai, yaitu siswa dapat memahami materinya dan juga menikmati proses belajar itu sendiri.
Masalahnya, agar tujuan dan proses mengajar itu tercapai... saya kira semua pendidik, tidak terkecuali (termasuk saya sendiri) rasanya perlu berani untuk mengevaluasi dirinya sendiri. Karena memang tidak bisa dipungkiri bahwa, tidak semua style mengajar guru itu sukses dalam membuat murid paham dan menikmati proses belajar. Sayangnya, beberapa kasus yang saya perhatikan, ada saja oknum guru yang memiliki sikap antikritik, terutama jika mereka merasa sudah memiliki pengalaman mengajar yang jauh lebih lama daripada rekan-rekan guru yang lain.
Menurut pendapat saya, sikap seperti inilah justru yang bisa menjadi masalah yang fatal dalam dunia pendidikan kita. Karena bagi seseorang tertutup pada evaluasi, boleh jadi mereka memiliki pengalaman mengajar yang lama, tetapi sebetulnya, mereka hanyalah mengulang pola mengajar yang keliru dan itu terus berulang selama bertahun-tahun lamanya.
Untuk melahirkan generasi penerus yang lebih baik, saya kira para tenaga pendidik perlu memiliki sikap terbuka pada kritik dan evaluasi. Apakah cara mengajar kita selama ini sudah tepat? Apakah cara kita mengajar mampu membuat siswa paham dengan materi yang dipelajari dan menikmati proses belajar?
Untuk membantu proses evaluasi diri guru, para siswa juga diharapkan berperan di dalamnya. Tolak ukur keberhasilan guru dalam mengajar adalah siswa. Jadi kalau kita ingin mengetahui sudah sejauh mana keberhasilan kita dalam mengajar, tanya pendapat murid-murid kita ; bukan pendapat kepala sekolah, bukan pendapat orangtua, bukan siapa-siapa melainkan murid kita sendiri. Bagikan angket anonim yang berisi pertanyaan tentang kesan/cara mengajar kita selama ini. Saya percaya jika setiap pendidik memiliki keterbukaan pada kritik dan saran, maka kualitas guru di Indonesia akan semakin baik.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Itulah kurang lebih, beberapa pendapat dan pandangan saya tentang permasalahan dan tantangan yang kita hadapi dalam dunia pendidikan di Indonesia, khususnya peran guru dalam mengajar di sekolah. Dalam hal ini, saya pribadi tentu masih jauh dari sempurna. Masih ada banyak hal yang perlu saya evaluasi dan tingkatkan terkait kompetensi saya dalam mengajar. Tapi melalui artikel ini, saya harap bisa mendapatkan kesempatan untuk sekadar berbagi pendapat dan pandangan dalam dunia mengajar bersama rekan-rekan guru, maupun para siswa di seluruh Indonesia.
Tentu apa yang saya bagikan melalui artikel ini, tidak terlepas dari pandangan subjektif saya yang masih sangat mungkin bisa keliru. Oleh karena itu, saya berharap akan adanya diskusi yang sehat, masukan, pendapat atau gagasan lain, dan evaluasi dari pembaca sekalian. Terlepas dari itu, semoga apa yang saya sampai di sini dapat menjadi masukan dan manfaat bagi dunia pendidikan, khususnya para rekan-rekan guru dari seluruh Indonesia.
Akhir kata, di hari pendidikan nasional ini saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendidik di mana pun kalian berada. Tetaplah berkarya dan berjuang demi kemajuan ilmu pengetahuan, bangsa, dan negara. Selamat Hari Pendidikan Nasional ! 🙂
Sumber :
Copy Dari https://www.zenius.net/blog/9573/cara-mengajar-guru-indonesia
KembaliBack
Bagikan:Share: Facebook Instagram TikTok
Visi & MisiVision & Mission

Membangun Generasi Berakhlak & Berdaya SaingBuilding a Generation of Character & Competence

Sejak 1996, SMK Ciledug Al-Musaddadiyah di bawah naungan Yayasan Al-Musaddadiyah berkomitmen menghadirkan pendidikan bermutu yang menggabungkan nilai keislaman, keunggulan akademik, dan keterampilan vokasional.

Since 1996, SMK Ciledug Al-Musaddadiyah under the Al-Musaddadiyah Foundation has been committed to providing quality education that integrates Islamic values, academic excellence, and vocational skills.

🕌

Iman & Akhlak

Faith & Character

Menanamkan nilai-nilai Islam sebagai landasan karakter siswa yang berintegritas tinggi.

Instilling Islamic values as the foundation of students' high-integrity character.

📚

Ilmu & Kompetensi

Knowledge & Competence

Kurikulum relevan dan fasilitas modern untuk mempersiapkan siswa menghadapi dunia kerja.

Relevant curriculum and modern facilities to prepare students for the world of work.

🚀

Inovasi & Prestasi

Innovation & Achievement

Mendorong siswa berprestasi di tingkat Kabupaten, Provinsi, hingga nasional.

Encouraging students to achieve at the district, provincial, and national levels.

PrestasiAchievements

Pencapaian yang MembanggakanOur Proud Achievements

Rekam jejak siswa SMKS Ciledug Al Musaddadiyah Garut — dari tingkat regional hingga nasional, sepanjang 2022–2026.

Track record of SMKS Ciledug Al Musaddadiyah Garut students — from regional to national level, throughout 2022–2026.

🏆
20+
Total Prestasi
Total Achievements
2022–2026
A+
Akreditasi BAN-S/M
BAN-S/M Accreditation
Resmi Pemerintah
🎓
5.000+
Alumni Berprestasi & Berkarier
Successful Alumni
Terverifikasi
🌐
1+
Alumni Beasiswa (PKNU Korea)
International Scholarship Alumni (PKNU Korea)
Internasional
Tingkat nasionalNational level
Tingkat provinsiProvincial level
Tingkat regional / kabupatenRegional / district level
KerjasamaPartnerships

Mitra Kampus & IndustriAcademic & Industry Partners

Lulusan SMK CALM siap melanjutkan ke perguruan tinggi terkemuka dan berkarier di perusahaan mitra kami.

SMK CALM graduates are ready to continue at leading universities and build careers at our partner companies.

Bekerja sama dengan 8+ Perguruan Tinggi terkemukaPartnered with 8+ Leading Universities

Bermitra dengan 9+ Perusahaan Industri untuk PKL & penempatan kerjaPartnered with 9+ Industry Companies for internship & job placement

Inspirasi AlumniAlumni Inspiration

Suara Alumni CALMAlumni Voices

Live dari Database SMK — diperbarui otomatisLive from Google Sheet — auto updated

★★★★★

“SMK CALM bukan hanya memberiku keahlian teknis, tapi juga membentuk karakter saya menjadi pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab.”

A
Ahmad Fauzi
Alumni TKJ — IT Support BUMN
★★★★★

“Guru-gurunya profesional dan peduli. Program Bisnis Digital di sini langsung praktikal dan siap diimplementasikan di dunia nyata.”

S
Siti Nurhaliza
Siswa Aktif — Bisnis Digital
★★★★★

“Fasilitas sekolah pasca-revitalisasi sangat lengkap. Anak saya makin semangat belajar dan prestasinya meningkat pesat.”

B
Bapak Hendra
Orang Tua Siswa
★★★★★

“Alhamdulillah, berkat bimbingan guru-guru SMK CALM saya berhasil meraih beasiswa kuliah di PKNU Korea. Pengalaman di sini benar-benar membuka jalan yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya.”

A
Anggi Nurahman
Alumni SMK CALM — Penerima Beasiswa PKNU Korea
★★★★★

“SMK CALM membentuk saya menjadi seorang profesional. Ilmu teknik dan karakter yang ditanamkan di sini menjadi fondasi karir saya hingga sekarang.”

A
Almiansyah Nurdin, S.T.
Alumni TKJ — Tenaga Ahli Teknik
★★★★★

“Jurusan DKV di sini bukan sekadar teori — saya langsung praktik desain profesional dan sekarang sudah punya klien sendiri sebelum lulus. SMK CALM benar-benar menyiapkan kami untuk dunia nyata.”

R
Reza Maulana
Alumni DKV — Freelance Desainer Grafis
★★★★★

“Lingkungan pesantren di SMK CALM membuat saya tumbuh bukan hanya cerdas akademik, tapi juga berakhlak. Sekarang saya bisa kerja sambil terus belajar agama — dua hal yang tidak bisa dipisahkan.”

N
Nurul Aeni
Alumni AKL — Staf Keuangan Perusahaan Swasta
★★★★★

“Berkat PKL dan koneksi industri yang difasilitasi SMK CALM, saya langsung diterima kerja di bengkel resmi bahkan sebelum resmi wisuda. Pengalaman praktik di sini sangat mendalam.”

D
Deni Firmansyah
Alumni TKR — Teknisi Bengkel Resmi
★★★★★

“Saya pilih SMK CALM karena rekomendasi kakak kelas, dan ternyata tidak mengecewakan sama sekali. Program Bisnis Digital membuka wawasan saya tentang peluang di era digital — dan kini saya jalani usaha online sendiri.”

F
Fitri Rahayu
Alumni Bisnis Digital — Wirausaha Online
TestimoniTestimonials

Kata Mereka tentang SMK CALMWhat They Say about SMK CALM

★★★★★

“SMK CALM membentuk saya menjadi seorang profesional. Ilmu teknik dan karakter yang ditanamkan di sini menjadi fondasi karir saya hingga sekarang.”

A
Almiansyah Nurdin, S.T.
Alumni TKJ — Tenaga Ahli Teknik
★★★★★

“Jurusan DKV di sini bukan sekadar teori — saya langsung praktik desain profesional dan sekarang sudah punya klien sendiri sebelum lulus. SMK CALM benar-benar menyiapkan kami untuk dunia nyata.”

R
Reza Maulana
Alumni DKV — Freelance Desainer Grafis
★★★★★

“Berkat PKL dan koneksi industri yang difasilitasi SMK CALM, saya langsung diterima kerja di bengkel resmi bahkan sebelum resmi wisuda. Praktik langsung di sini benar-benar membuka peluang karir yang nyata.”

D
Deni Firmansyah
Alumni TKR — Teknisi Bengkel Resmi
★★★★★

“Di SMK CALM saya bukan hanya belajar teori mesin, tapi langsung turun ke bengkel setiap hari. Sekarang saya bekerja di dealer resmi Honda — semua dimulai dari skill yang dibangun di sini.”

Y
Yusuf Hidayat
Alumni TSM — Mekanik Dealer Resmi Honda
★★★★★

“Alhamdulillah, berkat bimbingan guru-guru SMK CALM saya berhasil meraih beasiswa kuliah di PKNU Korea. Jurusan Manajemen Perkantoran mengajarkan saya kedisiplinan dan manajemen diri yang sangat berharga.”

A
Anggi Nurahman
Alumni MP — Penerima Beasiswa PKNU Korea
★★★★★

“Lingkungan pesantren di SMK CALM membuat saya tumbuh bukan hanya cerdas akademik, tapi juga berakhlak. Ilmu akuntansi yang saya pelajari di sini langsung saya terapkan di dunia kerja.”

N
Nurul Aeni
Alumni AKL — Staf Keuangan Perusahaan Swasta
★★★★★

“Program Bisnis Digital di SMK CALM membuka wawasan saya tentang peluang di era digital. Kini saya menjalankan usaha online sendiri — semua berkat ilmu dan motivasi yang saya dapat di sini.”

F
Fitri Rahayu
Alumni Bisnis Digital — Wirausaha Online
★★★★★

“Belajar di SMK CALM terasa menyenangkan karena gurunya sabar dan fasilitasnya lengkap. Saya semakin yakin bahwa pilihan masuk SMK CALM adalah keputusan terbaik yang pernah saya buat.”

M
Muhammad Rizki
Siswa Aktif — Teknik Jaringan Komputer
★★★★★

“Fasilitas sekolah pasca-revitalisasi sangat lengkap. Anak saya makin semangat belajar dan prestasinya meningkat pesat. Terima kasih SMK CALM atas pembinaan yang luar biasa.”

B
Bapak Hendra
Orang Tua Siswa
🎬 Video Testimoni Lulusan SMKS CalmGraduate Testimonial Videos
“Anggi Nurahman — Perjalanan Lulusan SMKS Ciledug Al Musaddadiyah Garut Mendapatkan Beasiswa di PKNU.”
“Almiansyah Nurdin, ST — Testimoni Lulusan SMKS Ciledug Al Musaddadiyah Garut.”
“Prada Dede Awaludin — Angkatan Tahun 2021 ”
“Dika Catur Peradana Angkatan XXVI — Testimoni Lulusan SMKS Ciledug Al Musaddadiyah Garut ”
“ Kolaborasi Hebat dari Garut: — SMK Ciledug Al Musaddadiyah X ITGA X Ciplaz.”
Sistem Penerimaan Murid Baru 2026/2027New Student Enrollment 2026/2027

Wujudkan Impianmu
Bersama SMK CALM
Realize Your Dream
with SMK CALM
SMKS Ciledug Al-Musaddadiyah — Garut, Jawa Barat

Sejak 1996, kami telah membimbing ribuan lulusan menjadi insan yang beriman, terampil, dan berdaya saing tinggi. Kini giliran kamu untuk melangkah dan menulis kisah suksesmu bersama keluarga besar SMK CALM. Since 1996, we have guided thousands of graduates to become faithful, skilled, and highly competitive individuals. Now it's your turn to step forward and write your success story with the SMK CALM family.

🎍 Akreditasi A BAN-S/M🎍 BAN-S/M Grade A 📚 7 Program Keahlian📚 7 Study Programs 🤝 Mitra Industri & DUDI🤝 Industry Partners 🎓 Beasiswa Tersedia🎓 Scholarships Available 🏛 Gedung Revitalisasi 2025🏛 Revitalized Building 2025 💼 Bursa Kerja Khusus💼 Job Placement Service
28+ Tahun
Pengalaman
Years of
Experience
5.000+ Alumni
Berprestasi dan Berkarier
Successful
Alumni
7 Jurusan
Unggulan
Study
Programs
30+ Guru Tersertifikasi
Profesional
Certified
Teachers
Pendaftaran 2026/2027 Dibuka!Enrollment 2026/2027 Open!
A
Akreditasi
Siswa-siswi berprestasi SMKS Ciledug Al-Musaddadiyah Garut

Siap Bergabung dengan SMK CALM?

Ready to Join SMK CALM?

Jadilah bagian dari keluarga besar SMK Ciledug Al-Musaddadiyah dan raih masa depan gemilang bersama kami.

Become part of the SMK Ciledug Al-Musaddadiyah family and achieve a bright future together with us.

Lokasi KamiOur Location

Temukan SMK CALMFind SMK CALM

Jl. Mayor Syamsu No.2, Jayaraga, Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat