GARUT — Meyakini bahwa mutu sebuah lembaga pendidikan berakar kuat pada kualitas para pengajarnya, SMKS Ciledug Al Musaddadiyah Garut menggelar kegiatan In-House Training (IHT) pada Kamis (23/7). Bertempat di Aula SMKS Ciledug Al Musaddadiyah Garut, kegiatan yang dimulai pukul 12.00 WIB ini menjadi wahana strategis dalam memperkuat kompetensi pendidik menuju pembelajaran yang adaptif dan relevan.
IHT kali ini dirancang sebagai ruang konsolidasi, diskusi, serta penyelarasan kurikulum pembelajaran berbasis teknologi yang disesuaikan secara presisi dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Langkah ini menegaskan komitmen berkelanjutan sekolah dalam memberikan pengalaman belajar terbaik dan berdaya saing bagi seluruh peserta didik.
Hadir sebagai narasumber utama, H. Wawan Yogaswara, S.Pd., M.Pd., Pengawas Pembina Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah XI Provinsi Jawa Barat, memberikan apresiasi mendalam atas inisiatif dan konsistensi SMKS Ciledug Al Musaddadiyah Garut dalam merawat kualitas pendidikan.
Dalam pemaparannya, H. Wawan Yogaswara menekankan pentingnya peran guru sebagai transformator utama dalam ekosistem pendidikan modern.
"Kualitas sebuah lembaga pendidikan tidak akan pernah melebihi kualitas para pendidiknya. Transformasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan DUDI dan integrasi teknologi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan. Melalui IHT ini, kita melihat komitmen nyata SMKS Ciledug Al Musaddadiyah Garut dalam mencetak pendidik yang adaptif, profesional, dan siap membawa siswa melangkah lebih maju," ungkap H. Wawan Yogaswara.
Melalui penyelenggaraan IHT ini, seluruh jajaran pendidik SMKS Ciledug Al Musaddadiyah Garut menyatukan visi untuk terus bertransformasi. Dengan peningkatan kapasitas yang dilakukan secara konsisten, sekolah optimistis dapat terus melahirkan generasi muda yang kompeten, berkarakter, dan siap menjawab tantangan zaman.




















.png)
.png)




.png)

.png)