GARUT – Tim sosialisasi dari SMKS Ciledug Al-Musaddadiyah Garut melaksanakan kunjungan silaturahim ke SMPN 3 Leles dalam rangka mengampanyekan pentingnya pendidikan menengah bagi generasi muda. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan setiap siswa memiliki motivasi kuat untuk melanjutkan sekolah dan meminimalisir angka putus sekolah di wilayah Garut.
Hadir sebagai perwakilan dari SMKS Ciledug Al-Musaddadiyah, Bapak Jenejen, S.Pd.I., Ibu Hj. Yoyoh Wardayah, M.Pd., dan Bapak Mukhlis, S.Pd.I. Kehadiran tim disambut hangat oleh pihak sekolah dan siswa-siswi kelas IX SMPN 3 Leles.
Dalam sesi sosialisasi, Ibu Hj. Yoyoh Wardayah, M.Pd., memberikan sentuhan motivasi psikologis kepada para siswa. Beliau menekankan bahwa pendidikan adalah investasi terbaik bagi masa depan.
"Anak-anakku, kemiskinan atau keterbatasan bukanlah penghalang untuk sukses. Yang menjadi penghalang adalah ketika kita berhenti bermimpi dan menyerah pada keadaan. Pendidikan adalah jalan pintas untuk merubah garis nasib keluarga," pesan Ibu Hj. Yoyoh dengan penuh haru.
Senada dengan hal tersebut, Bapak Jenejen, S.Pd.I., menyampaikan bahwa SMKS Ciledug Al-Musaddadiyah berkomitmen untuk merangkul setiap lulusan SMP agar tetap berada di jalur pendidikan. Ia menegaskan bahwa setiap anak memiliki potensi unik yang harus diasah melalui jenjang SMK agar memiliki keahlian yang nyata.
Sementara itu, Bapak Mukhlis, S.Pd.I., menambahkan bahwa pilihan untuk terus sekolah adalah bentuk tanggung jawab moral seorang anak kepada orang tua dan bangsa. Ia memotivasi para siswa agar tidak tergiur untuk bekerja dini tanpa bekal keahlian yang cukup.
Pesan Moral Kegiatan: Kunjungan ini membawa pesan utama bahwa "Pendidikan adalah Hak, Bukan Kemewahan." SMKS Ciledug Al-Musaddadiyah ingin memastikan bahwa tidak boleh ada siswa yang merasa "berjalan sendirian" dalam memperjuangkan masa depannya. Melalui silaturahim ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara sekolah menengah pertama dan sekolah menengah kejuruan untuk menjaga api semangat belajar siswa agar tetap menyala.
Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif, di mana para siswa diajak untuk mengenali minat dan bakat mereka sebagai persiapan melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
.jpeg)























.png)
.png)




.png)

.png)