GARUT, – Memasuki hari ketiga Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), SMKS Ciledug Al-Musaddadiyah Garut menghadirkan suasana yang berbeda bagi para peserta didik baru. Bertempat di lapangan utama sekolah, kegiatan diisi dengan berbagai game atraktif dan edukatif yang dikemas melalui aktivitas Kepramukaan, pada [Hari/Tanggal pelaksanaan].
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen sekolah dalam membentuk karakter siswa yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki mentalitas tangguh, disiplin, dan mampu bekerja sama.
Kepala SMKS Ciledug Al-Musaddadiyah menyampaikan bahwa metode Kepramukaan sengaja dipilih karena memiliki instrumen yang sangat efektif untuk menanamkan nilai-nilai dasar kepemimpinan (leadership). "Melalui kegiatan Pramuka yang dinamis ini, kami ingin menumbuhkan rasa kebersamaan sejak dini. Siswa diajak untuk menekan ego pribadi demi mencapai tujuan kelompok," ujarnya di sela-sela memantau kegiatan.
Sepanjang pagi hingga siang hari, para peserta MPLS yang telah dibagi menjadi beberapa kelompok ditantang untuk menyelesaikan berbagai pos permainan. Di antaranya adalah permainan Blind Walk (Ranjau Buta) untuk melatih fokus dan kepercayaan terhadap pemimpin, serta estafet air yang menuntut penyelesaian masalah (problem solving) dan kekompakan tim secara cepat.
Suasana semakin meriah saat setiap kelompok unjuk gigi menampilkan yel-yel kreatif yang mereka ciptakan bersama dalam waktu singkat. Kegiatan kemudian ditutup dengan aksi "Operasi Semut", di mana seluruh siswa baru bersama-sama membersihkan kembali area lapangan. Aksi spontan ini menjadi bentuk aplikasi nyata dari penguatan karakter peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Melalui rangkaian kegiatan di hari ketiga ini, para siswa baru diharapkan tidak hanya lebih mengenal lingkungan fisik sekolah, namun juga siap beradaptasi dengan ritme pembelajaran di SMK yang menuntut kemandirian, kedisiplinan, dan kerja tim yang solid. (Humas/Red)

.jpg)
.jpg)












.png)
.png)




.png)

.png)