GARUT – Pendidikan yang komprehensif bukan sekadar tentang penguasaan teknologi dan kompetensi teknis, namun juga tentang pemantapan karakter mulia melalui pondasi agama yang kokoh. Menyadari hal tersebut, SMKS Ciledug Al Musaddadiyah Garut secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Pondok Pesantren Al Musaddadiyah dalam program pendataan terpadu bagi siswa-siswi yang menimba ilmu di kedua lembaga tersebut secara simultan.
Langkah integrasi data ini merupakan manifestasi dari komitmen kolektif untuk memantau tumbuh kembang santri secara menyeluruh, baik dari aspek akademik di sekolah maupun perkembangan spiritual di lingkungan pesantren. Dengan adanya sinkronisasi data yang akurat, pihak sekolah dan pesantren dapat lebih efektif dalam melakukan pembinaan karakter siswa yang berstatus sebagai santri mukim.
Kepala SMKS Ciledug Al Musaddadiyah, H. M. Nasrullah Ramdhan, M.Si, menekankan bahwa sinergi ini adalah bagian dari visi besar untuk melahirkan lulusan yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kedalaman akhlak. Hal ini sejalan dengan identitas institusi yang terus berupaya mencetak tenaga profesional yang berakhlakul karimah di tengah tantangan digitalisasi.
"Melalui integrasi ini, kita bergerak dalam satu visi dan satu langkah untuk menuju generasi emas yang berintegritas," ungkap manajemen dalam keterangannya. Program ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi model pendidikan yang mengintegrasikan jalur formal kejuruan dengan pendidikan nilai di pondok pesantren.
Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memetakan potensi serta kebutuhan siswa, guna memastikan setiap lulusan SMKS Ciledug Al Musaddadiyah siap terjun ke masyarakat dengan kompetensi unggul dan kepribadian yang luhur.













.png)
.png)




.png)

.png)