Arus digitalisasi yang semakin masif membawa perubahan besar dalam kehidupan generasi muda. Di balik kemudahan akses informasi dan komunikasi, tersimpan tantangan serius yang menuntut kesadaran tinggi, terutama terkait hak anak dan perlindungan data pribadi di ruang digital.
Kesadaran ini menjadi semakin penting di tengah maraknya penyalahgunaan data dan rendahnya literasi digital di kalangan remaja. Oleh karena itu, edukasi mengenai hak anak di dunia digital tidak bisa lagi ditunda, melainkan harus menjadi bagian dari pembelajaran yang berkelanjutan.
Pada Jum’at, 17 April 2026, Zakira, siswi SMKS Ciledug Al Musaddadiyah Garut, menunjukkan komitmennya dengan mengikuti kegiatan GMeet Duta RGTD tingkat nasional. Kegiatan ini mengangkat tema “Hak Anak di Dunia Digital & Privasi Data” sebagai bentuk upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap isu krusial tersebut.
Keikutsertaan Zakira sebagai perwakilan Kabupaten Garut, Jawa Barat, bukan sekadar menghadiri forum diskusi, tetapi menjadi bukti bahwa pelajar daerah juga mampu berkontribusi dalam percakapan nasional yang strategis dan berdampak luas.
Dalam forum tersebut, peserta diajak untuk memahami bahwa dunia digital bukan hanya ruang ekspresi, tetapi juga ruang yang memiliki risiko jika tidak disikapi dengan bijak. Setiap jejak digital yang ditinggalkan memiliki konsekuensi jangka panjang yang dapat memengaruhi masa depan seseorang.
Melalui kegiatan ini, Zakira tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memperluas wawasan tentang pentingnya menjaga privasi data sebagai bentuk perlindungan diri. Kesadaran ini menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan era digital yang semakin kompleks.
Partisipasi ini sekaligus menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi individu yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkannya.
Generasi muda harus mulai memahami bahwa literasi digital bukan hanya tentang kemampuan menggunakan perangkat, tetapi juga tentang etika, keamanan, dan kesadaran akan hak serta kewajiban di dunia maya.
SMKS Ciledug Al Musaddadiyah Garut terus mendorong siswanya untuk aktif dalam berbagai kegiatan positif yang mampu meningkatkan kapasitas diri, baik di tingkat daerah maupun nasional. Hal ini menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing.
Momentum ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat baru bagi para siswa untuk berani mengambil peran, keluar dari zona nyaman, dan berkontribusi nyata dalam isu-isu penting yang berkembang di masyarakat.
Langkah kecil yang diambil hari ini oleh seorang pelajar, pada akhirnya dapat menjadi pijakan besar dalam menciptakan perubahan. Karena masa depan bangsa ditentukan oleh generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bijak dalam menghadapi tantangan zaman.
.jpg)













.png)
.png)




.png)

.png)