GARUT – Dedikasi tanpa batas ditunjukkan oleh keluarga besar SMKS Ciledug Al-Musaddadiyah Garut dalam upaya menekan angka putus sekolah di wilayah Kabupaten Garut. Melalui aksi nyata, jajaran guru dan staf sekolah tersebut secara konsisten bergerak mendatangi berbagai sekolah menengah pertama (SMP) guna memberikan motivasi dan kepastian bagi para siswa untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Apresiasi setinggi-tingginya patut diberikan kepada para pendidik dan tenaga kependidikan SMKS Ciledug Al-Musaddadiyah yang tidak mengenal lelah menyisir berbagai wilayah di Kabupaten Garut. Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral dalam mendukung program pemerintah daerah untuk memastikan setiap anak usia sekolah tetap mendapatkan hak pendidikan yang layak tanpa terkecuali.
Salah satu titik kunjungan yang menjadi fokus utama baru-baru ini adalah SMPN 1 Cilawu. Di sekolah tersebut, tim dari SMKS Ciledug Al-Musaddadiyah hadir untuk berdialog langsung dengan para siswa, memberikan gambaran mengenai pentingnya memiliki keterampilan di era industri, sekaligus meyakinkan mereka bahwa mimpi besar hanya bisa diraih melalui ketekunan dalam belajar.
Program "jemput bola" ini dilakukan bukan sekadar sosialisasi rutin, melainkan upaya mendalam untuk memetakan kendala yang dihadapi siswa. Dengan mendatangi sekolah-sekolah, pihak SMKS Ciledug Al-Musaddadiyah berupaya memberikan solusi nyata bagi siswa yang merasa ragu untuk melanjutkan sekolah karena berbagai faktor, termasuk kendala informasi dan akses.
Pihak sekolah menegaskan bahwa semangat utama dari pergerakan ini adalah agar tidak ada lagi anak di Kabupaten Garut yang tertinggal dalam meraih cita-citanya. Kehadiran para guru dan staf di lapangan menjadi representasi kehadiran institusi pendidikan yang peduli terhadap masa depan generasi muda, khususnya dalam mencegah potensi peningkatan angka putus sekolah.
Sebagai bentuk dukungan konkret, SMKS Ciledug Al-Musaddadiyah menawarkan tujuh jurusan unggulan yang telah disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini. Jurusan tersebut meliputi Akuntansi, Bisnis Digital, serta Manajemen Perkantoran bagi siswa yang meminati bidang manajerial dan tata kelola bisnis modern.
Bagi mereka yang memiliki minat di bidang otomotif dan teknologi, tersedia jurusan Teknik Kendaraan Ringan dan Teknik Sepeda Motor. Sementara itu, untuk menjawab tantangan era digital, tersedia pula jurusan Teknik Jaringan Komputer serta Desain Komunikasi Visual yang sangat relevan dengan perkembangan industri kreatif saat ini.
Keunggulan kurikulum di tujuh jurusan tersebut dirancang untuk membekali siswa dengan kompetensi teknis yang mumpuni. Hal ini diharapkan menjadi daya tarik tersendiri bagi lulusan SMP, termasuk siswa di SMPN 1 Cilawu, agar mereka memiliki semangat baru dalam mengejar karier profesional di masa depan.
Tidak hanya mengandalkan program akademik, SMKS Ciledug Al-Musaddadiyah juga memahami tantangan ekonomi yang seringkali menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, sekolah secara terbuka menyediakan berbagai skema beasiswa pendidikan dan non-pendidikan bagi siswa berprestasi maupun yang membutuhkan bantuan secara finansial.
Adanya program beasiswa ini diharapkan dapat menghapus keraguan orang tua siswa untuk menyekolahkan anaknya. Dengan fasilitas pendukung yang lengkap dan keringanan biaya, sekolah berkomitmen penuh untuk menjembatani harapan para siswa agar tetap bisa bersekolah hingga lulus dan siap terserap di dunia kerja.
Melalui sinergi antara guru, staf, dan pihak sekolah menengah pertama di Kabupaten Garut, SMKS Ciledug Al-Musaddadiyah optimis angka putus sekolah dapat ditekan secara signifikan. Perjuangan para guru yang terus bergerak ini menjadi bukti bahwa pendidikan adalah kunci utama untuk membawa perubahan bagi individu maupun kemajuan daerah secara keseluruhan.




.jpeg)

.jpeg)












.png)
.png)




.png)

.png)