GARUT, Akses terhadap pendidikan lanjutan merupakan hak fundamental setiap anak dalam upaya meraih cita-cita dan memperbaiki taraf hidup di masa depan. Menyelaraskan diri dengan program pemerintah dalam menekan angka anak putus sekolah, SMKS Ciledug Al-Musaddadiyah menjalin sinergi strategis dengan MTs Ar-Rohmah Karangpawitan guna memastikan keberlanjutan pendidikan bagi para lulusan tingkat menengah pertama.
Kerja sama ini berfokus pada pemberian pendampingan dan kemudahan akses informasi bagi siswa agar tidak terhenti di bangku Madrasah Tsanawiyah (MTs). Langkah ini diambil sebagai respons atas pentingnya kualifikasi pendidikan menengah kejuruan dalam menghadapi tantangan dunia kerja maupun persiapan menuju jenjang perguruan tinggi.
Integrasi Kurikulum dan Pengembangan Karakter
Dalam upaya menyediakan wadah pendidikan yang relevan, SMKS Ciledug Al-Musaddadiyah mengedepankan lingkungan belajar yang disiplin dan berbasis karakter. Hal ini bertujuan agar setiap siswa tidak hanya menguasai kompetensi teknis, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat.
Saat ini, institusi menyediakan tujuh program keahlian yang dirancang sesuai dengan kebutuhan industri modern, yang terbagi dalam rumpun bisnis, teknologi, dan seni kreatif:
Manajemen & Bisnis: Akuntansi, Bisnis Digital, dan Manajemen Perkantoran.
Teknologi & Informasi: Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) serta Desain Komunikasi Visual (DKV).
Otomotif: Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dan Teknik Sepeda Motor (TSM).
Menjamin Keberlanjutan Masa Depan
Sinergi antara SMKS Ciledug Al-Musaddadiyah dan MTs Ar-Rohmah Karangpawitan merupakan implementasi nyata dari visi pemerataan pendidikan. Melalui sinkronisasi ini, diharapkan setiap siswa memiliki peta jalan yang jelas setelah lulus, baik untuk langsung memasuki dunia profesional melalui jalur kejuruan maupun melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi.
Penguatan literasi pendidikan ini juga mencakup keterbukaan akses pendaftaran yang terbagi dalam dua tahap strategis:
Gelombang I: Berlangsung hingga 30 Mei 2026.
Gelombang II: Dibuka mulai 01 Juni hingga 20 Juli 2026.
Melalui kolaborasi lintas institusi ini, diharapkan angka partisipasi sekolah di wilayah Garut, khususnya bagi lulusan MTs Ar-Rohmah, terus meningkat sehingga target pemerintah dalam pengentasan anak putus sekolah dapat tercapai secara maksimal.


.jpeg)

.jpeg)


.jpeg)

















.png)
.png)




.png)

.png)