Garut, 20 November 2025 — SMKS Ciledug Al Musaddadiyah Garut memperingati Hari Anak Sedunia dengan penuh makna sebagai momentum penting untuk menegaskan kembali pentingnya perlindungan, pendidikan, dan pemenuhan hak-hak anak. Peringatan ini menjadi pengingat bahwa sekolah memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, ramah, dan mendukung perkembangan setiap peserta didik.
Tema nasional “My Day, My Rights (Hariku, Hakku)” menjadi penguatan bahwa anak bukan sekadar penerima manfaat pendidikan, tetapi pribadi yang memiliki hak untuk tumbuh, berkembang, dan memperoleh kesempatan yang setara. SMKS Ciledug Al Musaddadiyah menegaskan bahwa hak anak harus dihormati, dihargai, dan dilindungi dalam setiap aktivitas sekolah.
Kepala sekolah menyampaikan bahwa langkah membangun generasi berkarakter dimulai dari memberikan perhatian penuh terhadap kebutuhan tumbuh kembang anak. Setiap peserta didik berhak atas rasa aman, ruang berekspresi, kesempatan belajar yang adil, serta dukungan emosional yang membantu mereka memahami dirinya dan lingkungannya.
Dalam momentum ini, SMKS Ciledug Al Musaddadiyah kembali menegaskan komitmennya menciptakan sekolah ramah anak yang bebas dari kekerasan, perundungan, dan diskriminasi. Upaya ini dilakukan melalui penguatan budaya positif, bimbingan konseling, serta edukasi mengenai etika digital, interaksi sosial, dan sikap saling menghargai.
Peringatan Hari Anak Sedunia di sekolah ini juga diisi dengan seruan bagi seluruh warga sekolah untuk meningkatkan empati dan kepedulian. Anak-anak bukan hanya individu yang belajar, tetapi juga pribadi dengan emosi, impian, dan harapan yang patut didengarkan dan dihargai.
SMKS Ciledug Al Musaddadiyah menilai bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pengembangan potensi anak. Kegiatan pembelajaran diarahkan agar peserta didik mampu berpikir kritis, kreatif, dan memiliki kepercayaan diri yang kuat.
Melalui peringatan ini, sekolah mengajak peserta didik untuk memahami bahwa mereka memiliki hak menyampaikan pendapat, berkreasi, bermain, dan merasa aman di lingkungan sekolah maupun di rumah. Anak-anak diberikan ruang untuk berani berbicara, mengemukakan pendapat, serta berpartisipasi dalam kegiatan sekolah.
Sekolah juga mengajak orang tua untuk terlibat aktif dalam membangun ekosistem pendidikan yang kondusif. Kolaborasi antara sekolah dan keluarga menjadi kunci dalam menjaga perkembangan emosional dan karakter anak, sehingga mereka tumbuh sebagai pribadi yang berakhlak, cerdas, dan berkepribadian kuat.
Di akhir peringatan, SMKS Ciledug Al Musaddadiyah Garut menegaskan bahwa Hari Anak Sedunia bukan sekadar seremonial, tetapi pengingat bahwa setiap anak adalah amanah yang harus dijaga. Dengan memberikan hak, perhatian, dan pendidikan terbaik, sekolah berharap setiap anak dapat tumbuh menjadi generasi yang berdaya dan siap membangun masa depan bangsa. Selamat Hari Anak Sedunia 2025

0 Comments
Posting Komentar